Sepmor Wartawan Pidie Dibakar

- Administrator

Selasa, 6 November 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIGLI|METRO ACEH-Akibat kesal terhadap wartawan media online yang dituduh mencuri HP, seorang pemilik kios di Desa Dayah Bubue, Kecamatan Peukan Baro meluapkan kemarahannya dan membakar sepeda motor jurnalis di Kabupaten Pidie, Selasa (6/11).

Peristiwa tersebut, terjadi sekitar pukul 11.00 wib ketika korban hendak membeli rokok di kios itu. Saat melihat korban, pelaku langsung naik pitam dan mengamuk lalu membakar satu unit Honda Super Kap 70 di kawasan jalan Medan-Banda Aceh. Kendaraan ini, merupakan alat transportasi yang sehari-hari digunakan, untuk mendukung kegiatan jurnalistik.

Informasi yang diperoleh Metro Aceh menyebutkan, pelaku yakni Musa (30) warga Dayah Bubue yang sehari-hari berprofesi sebagai pedagang. Sedangkan korbannya yaitu Zoni Jamil (50) warga Desa Kayee Jatoe, Kecamatan Glumpang Tiga yang dituduh permah mencuri HP pelaku beberapa hari lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolsek Peukan Baro, Ipda Asy’ari kepada awak media ini menjelaskan, kejadian itu bermula saat Zoni melintasi kawasan desa itu, berhenti untuk membeli rokok di kios Musa. Namun, tiba-tiba pemilik warung itu berang serta mengamuk, lalu menuduh Zoni Jamil mencuri HP nya.

Sontak saja, mendengar tuduhan itu korban kaget bukan kepalang. Ditambah lagi, Musa mengeluarkan parang dari dalam kios, kemudian berusaha membacok Zoni dengan benda tajam ini. Beruntung korban berhasil menghindar seraya melarikan diri, dari amukan itu.

Karena korban kabur, Musa lantas menyiram minyak dan membakar sepeda motor korban yang tertinggal di TKP. Tak lama berselang, sejumlah personil kepolisian Sektor Peukan Bada, mengamankan pelaku beserta barang bukti di lokasi.

“Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata pelaku ini ada riwayat gangguan jiwa,” jelas Asy’ari.

Menurutnya, berdasarkan pengembangan yang dilakukan diketahui, Musa baru empat hari berdagang di kios itu karena sebelumnya diusir dari tempat berjualan di daerah Indrajaya, karena terlibat cek cok dengan warga kawasan itu. Kendati begitu, polisi tetap melanjutkan penyelidikan terhadap kasus tersebut. (Amir Sagita)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

45 Ahli Waris Korban Banjir Terima Santunan
Pemkab Siapkan Rumah, Pengungsi Banjir di Cot Gapu Menolak
Antisipasi Kemacetan Libur Lebaran Idul Fitri, Satlantas Polres Bireuen Rekayasa Lalulintas
Muhajir Juli Juru Bicara Pemkab Bireuen
DT Peduli Bangun 45 Huntap di Alue Kuta
Maintenance, Jembatan Kutablang Malam ini Ditutup
Santuni 3.704 Anak Yatim, Pemkab Bireuen Salurkan Rp 1,8 M
Pulihkan Pendidikan Aceh Pascabencana, Kemendikdasmen Siapkan Rp 1,4 Triliun

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 17:07 WIB

45 Ahli Waris Korban Banjir Terima Santunan

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:43 WIB

Pemkab Siapkan Rumah, Pengungsi Banjir di Cot Gapu Menolak

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:57 WIB

Antisipasi Kemacetan Libur Lebaran Idul Fitri, Satlantas Polres Bireuen Rekayasa Lalulintas

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:55 WIB

Muhajir Juli Juru Bicara Pemkab Bireuen

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:00 WIB

Maintenance, Jembatan Kutablang Malam ini Ditutup

Berita Terbaru

Bupati Bireuen, Ir Mukhlis ST bersama ahli waris korban banjir penerima santunan kematian di Gazebo pendopo, Sabtu (14/3)

NANGGROE

45 Ahli Waris Korban Banjir Terima Santunan

Sabtu, 14 Mar 2026 - 17:07 WIB

Pertemuan pers di Gazebo Pendopo Bupati Bireuen, Jum'at (13/3) malam

NANGGROE

Pemkab Siapkan Rumah, Pengungsi Banjir di Cot Gapu Menolak

Jumat, 13 Mar 2026 - 23:43 WIB

Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Bireuen, Muhajir Juli

NANGGROE

Muhajir Juli Juru Bicara Pemkab Bireuen

Jumat, 13 Mar 2026 - 20:55 WIB

Tiga kendaraan yang terlibat lakalantas beruntun ringsek

PERISTIWA

Tabrakan Beruntun Tiga Kendaraan Remuk

Jumat, 13 Mar 2026 - 20:54 WIB