BIREUEN|METRO ACEH – Bentuk kepedulian terhadap sesama. Samalanga Peduli kembali menggelar aksi sosial berupa donor darah yang disertai pemeriksaan mata secara gratis dihalaman kantor Camat setempat, Selasa (11/8) pagi.
Keterangan yang diperoleh Metro Aceh dalam kegiatan sosial itu panitia berhasil mengumpulkan 59 kantong darah dari masyarakat dan para pendonor sukarela.
Kegiatan ini terlaksana melalui kolaborasi Samalanga Peduli bersama UTD RSU Fauziah Bireuen, Pemerintah Kecamatan Samalanga, dan Klinik Mata Bireuen. Selain donor darah, masyarakat juga mendapatkan layanan pemeriksaan mata gratis.
Ketua Panitia, Bustamam, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pendonor, tenaga medis, relawan, pemerintah kecamatan, serta semua pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, hari ini kita berhasil mengumpulkan 59 kantong darah. Semoga darah yang terkumpul dapat bermanfaat dan membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujar Bustamam.
Sementara itu, Ketua Samalanga Peduli, Mirza Putra, SKM, mengapresiasi antusiasme masyarakat dan dukungan seluruh pihak yang terlibat.
“Kegiatan ini bukan hanya tentang donor darah, tetapi tentang membangun kepedulian. Ketika masyarakat, pemerintah, tenaga kesehatan, dan relawan bergerak bersama, manfaatnya akan semakin besar,” kata Mirza.
Camat Samalanga, Muhammad Rizal, SE, MM, turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai aksi sosial ini menunjukkan kuatnya semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat.
“Alhamdulillah, kegiatan berjalan dengan baik dan mendapat antusiasme masyarakat. Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkolaborasi sehingga 59 kantong darah berhasil dikumpulkan. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Muhammad Rizal.
Kegiatan donor darah dan pemeriksaan mata gratis ini diharapkan menjadi bagian dari tradisi kepedulian sosial yang terus tumbuh di tengah masyarakat Samalanga. Bagi pendonor, beberapa menit waktu yang diberikan dapat menjadi harapan bagi mereka yang membutuhkan,tuturnya. (Rahmat Hidayat)






