Proyek Saluran Pembuangan Limbah Diduga Bermasalah, Jalan Umum Ditutup Paksa

- Publisher

Selasa, 18 September 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ruas jalan Bireuen-Ujong Blang ditutup oleh kontraktor pelaksana proyek DOKA 2018 dari Dinas Pengairan Aceh, yang sedang membangun saluran limbah di kawasan itu sepanjang dua kilometer lebih, foto diambil Selasa (18/9) sore.

Ruas jalan Bireuen-Ujong Blang ditutup oleh kontraktor pelaksana proyek DOKA 2018 dari Dinas Pengairan Aceh, yang sedang membangun saluran limbah di kawasan itu sepanjang dua kilometer lebih, foto diambil Selasa (18/9) sore.

BIREUEN|METRO ACEH-Proyek saluran pembuangan limbah di kawasan Desa Ujong Blang, Kecamatan Kuala diduga sarat masalah karena dikerjakan tidak sesuai spesifikasi tehnis. Ditambah lagi, kegiatan pekerjaan fisik ini menghalangi dan menutup jalan umum secara paksa.

Pantauan Metro Aceh, Selasa (18/9) di lokasi ratusan meter jalan umum menuju desa Ujong Blang dan sekitarnya, ditutup karena aktifitas pekerjaan proyek saluran pembuangan limbah oleh pihak rekanan. Tampak tumpukan material memenuhi badan jalan, serta puluhan buruh sedang mengerjakan proyek dari sumber DOKA 2018 itu.

Menurut sejumlah sumber media ini, Selasa (18/9) paket itu disebut-sebut bernilai Rp 4,8 miliar yang dialokasi dari Dinas Pengairan Propinsi Aceh. Kendati rekanan pelaksana sudah ditegur, akibat pekerjaan tidak dikerjakan sesuai RAB dan berbeda dengan spesifikasi tehnis, tapi hingga kini belum diindahkan.

“Proyek saluran limbah yang dibangun di Ujong Blang hingga Kuala Raja, menutup jalan umum sehingga mengganggu kami yang sering melintas jalur itu,” ungkap warga Kecamatan Kuala.

Dia mengaku heran, mengapa kontraktor dapat menutup jalanan umum. Sehingga, sejak beberapa hari lalu warga terpaksa memutar sejauh tiga kilometer, supaya bisa sampai desa pesisir di kawasan itu.

Sementara sumber lain juga menuturkan, proyek tersebut kini sedang bermasalah dan sudah ditegur, bahkan diminta agar segera dihentikan karena tak dikerjakan sesuai spesifikasi tehnis.

“Kontraktor pelaksana proyek saluran itu, sudah beberapa kali ditegur oleh PPTK Dinas Pengairan Aceh, malah yang kami dengar telah disurati agar menghentikan dulu pekerjaan itu, karena tidak sesuai spek,” sebut sumber internal lingkungan Pemkab Bireuen.

Dia menandaskan, rencananya pejabat Dinas Pengairan Aceb dijadwalkan akan turun ke lokasi, untuk memantau proyek itu pada hari Minggu (23/9) mendatang. Setelah surat teguran yang dilayangkan beberapa hari lalu, tidak diindahkan oleh rekanan pelaksana yang diduga memiliki hubungan kedekatan dengan Bupati Bireuen. (MA 01)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel www.metroaceh.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor Lantik UKM Lensa Pers UNIKI
Perkuat Sinergi Kapolres Terima Kunjungan Para Manager ULP di Kabupaten Bireuen
Rumah Rusak Ekses Banjir di Pante Lhong Sudah Dibangun
Satlantas Tambal Jalan Aspal Berlubang Jalan Elak Cegah Lakalantas
Satlantas Tanamkan Tertib Lalulintas Bagi Anak Usia Dini
Ketum PB HUDA Aceh Lantik Abati Muzakir Bersama Pengurus PW Huda Bireuen
Jaksa Masuk Dayah Sosialisasi Hukum Bagi Santri Pesantren UNIKI
Mensos Pastikan Korban Banjir di Bireuen Segera Terima Jadup

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 15:44 WIB

Rektor Lantik UKM Lensa Pers UNIKI

Jumat, 11 September 2026 - 13:57 WIB

Perkuat Sinergi Kapolres Terima Kunjungan Para Manager ULP di Kabupaten Bireuen

Jumat, 11 September 2026 - 13:57 WIB

Rumah Rusak Ekses Banjir di Pante Lhong Sudah Dibangun

Jumat, 11 September 2026 - 13:56 WIB

Satlantas Tambal Jalan Aspal Berlubang Jalan Elak Cegah Lakalantas

Kamis, 10 September 2026 - 21:15 WIB

Satlantas Tanamkan Tertib Lalulintas Bagi Anak Usia Dini

Berita Terbaru

NANGGROE

Rektor Lantik UKM Lensa Pers UNIKI

Sabtu, 12 Sep 2026 - 15:44 WIB

NANGGROE

Rumah Rusak Ekses Banjir di Pante Lhong Sudah Dibangun

Jumat, 11 Sep 2026 - 13:57 WIB

NANGGROE

Satlantas Tanamkan Tertib Lalulintas Bagi Anak Usia Dini

Kamis, 10 Sep 2026 - 21:15 WIB