Mantan Panglima Muda D3 Minta Pengungsi di Kantor Bupati Bersikap Rasional

- Administrator

Kamis, 26 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Panglima Muda D3, Sufri Daud atau Boing

Mantan Panglima Muda D3, Sufri Daud atau Boing

BIREUEN|METRO ACEH-Maraknya isu negatif terkait aksi sejumlah korban banjir yang kini masih mengungsi di Kantor Bupati Bireuen, mendapat respon serius dari mantan Panglima Muda Daerah 3 Wilayah Batee Iliek, Sufri Daud atau akrab disapa Boing.

Mantan combatan GAM ini mengaku gerah, menyimak perkembangan isu tentang proses penanganan korban banjir yang menjadi polemik di tengah publik. Khususnya, protes warga yang “menduduki” halaman kantor Bupati Bireuen sejak dua pekan terakhir dan tak bergeming, meski berbagai opsi sudah ditawarkan oleh Pemerintah Kabupaten Bireuen agar bersedia meninggalkan lokasi pengungsian tersebut.

“Saya mencoba menelusuri apa kondisi yang sebenarnya, banyak fakta berbeda kami temukan. Selain ada yang sudah menerima DTH, sebagian pengungsi ini rumahnya juga masih utuh, lalu penyewa rumah yang rusak akibat banjir ikut menuntut Huntara. Namun, ada juga benar-benar korban yang belum tertangani dengan baik,” ungkap Boing kepada media ini, Kamis (26/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia meminta para pengungsi, bisa bersikap rasional dan tidak menciptakan kontroversi, seolah-olah mereka terabaikan serta luput dari perhatian pemerintah daerah. Tapi, tidak sesuai realita yang ada lalu memaksakan diri untuk tampil, menuntut dibangunnya huntara bagi korban bencana banjir.

“Hasil penelusuran kami, warga Gampong Raya Dagang hanya dua rumah yang rusak total, tapi pemiliknya bukan pengungsi di kantor bupati. Warga Alue Kuta, Huntap kini sedang dibangun oleh DT Peduli, hanya warga Kapa yang benar korban rumah rusak berat dan kami siap perjuangkan minggu depan Huntap sudah dibangun oleh BNPB,” jelasnya.

Menurut Boing, setelah dirinya menemukan kejanggalan, maka beberapa KK ini diminta kembali ke desa masing-masing, untuk bisa beraktivitas secara normal dan tidak lagi ikut terlibat skenario politik oknum tertentu yang ingin memperkeruh suasana, dalam proses percepatan dan pemulihan bencana alam hidrometeorologi di Kabupaten Bireuen.

Ditambahkannya, sebagai bentuk tanggung jawab moral terhadap M Amin selaku korban banjir yang juga mantan pejuang GAM Daerah 3, Boing memastikan minggu depan sudah dimulai proses pembangunan Huntap, beserta beberapa lokasi lain juga mulai dipasok material untuk pembangunan hunian tetap.

Rumah M Amin rusak parah di Gampong Kapa, Kecamatan Peusangan
Rumah M Amin rusak parah di Gampong Kapa, Kecamatan Peusangan

“Kami akan mengupayakan menyewa rumah untuk M Amin, hingga pembangunan Huntap selesai. Jadi saya rasa beliau sebaiknya bisa kembali dan jangan lagi menetap di tenda kantor bupati. Insya Allah saya siap untuk membantu semaksimal mungkin,” ujar Boing yang kini dipercayai sebagai Ketua Satgas Partai Aceh Wilayah Batee Iliek.

Dia meminta awak media, menyampaikan informasi sesuai fakta yang utuh dan tidak memperkeruh situasi, sehingga berdampak mencoreng nama baik Kabupaten Bireuen di masyarakat luas,”Pemerintah Aceh maupun Pemerintah Kabupaten Bireuen, sampai saat ini masih fokus menangani percepatan dan pemulihan pasca bencana sesuai instruksi pemerintah pusat, sebaiknya semua pihak bersabar karena seluruh proses sedang berjalan,” tambahnya.

Dirinya juga berharap agar media massa ikut mengawal proses lanjutan pembangunan Huntap, serta terus memberitakan situasi dan perkembangan kondisi secara riil di lapangan. Jika menemukan ada kekurangan, diminta untuk tetap mengkritisi supaya bisa terlaksana sesuai harapan para penyintas banjir ini, hingga keadaan benar-benar pulih kembali. (Bahrul)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Warga Antusias Serbu Pasar Murah
Pemkab Bireuen Gelar Sabtu dan Minggu Bugar di GOR Geulumpang Payong
Pemkab Bireuen Land Clearing Dua Lokasi Huntap Komunal di Krueng Simpo
Pemkab Bireuen Naikkan Honorarium Imum Syiek, Bilal dan Muazin
Stok Hewan Qurban di Bireuen Aman
DPMPTSP Bireuen Gelar Forum Konsultasi Publik
Jembatan Duplikasi Kutablang Mulai Dipasang Girder 30 Meter
Harkitnas ke-118 Digelar Pemkab Bireuen Khidmat

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:04 WIB

Warga Antusias Serbu Pasar Murah

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:08 WIB

Pemkab Bireuen Gelar Sabtu dan Minggu Bugar di GOR Geulumpang Payong

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:05 WIB

Pemkab Bireuen Land Clearing Dua Lokasi Huntap Komunal di Krueng Simpo

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:55 WIB

Pemkab Bireuen Naikkan Honorarium Imum Syiek, Bilal dan Muazin

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:40 WIB

DPMPTSP Bireuen Gelar Forum Konsultasi Publik

Berita Terbaru

Suasana pasar murah yang digelar Pemkab Bireuen di lokasi Pasar Grosir, Senin (24/5)

NANGGROE

Warga Antusias Serbu Pasar Murah

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:04 WIB

Peserta lagi melakukan pemanasan menjelang ikuti seleksi O2SN di GOR Geulumpang Payong, Kecamatan Jeumpa, Sabtu (23/5) pagi.

PENDIDIKAN

Puluhan Siswa SMA dan SMK Bireuen Antusias Ikuti Seleksi O2SN

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:06 WIB