Mahasiswa Politeknik Lhokseumawe “Lirik” Pabrik PT Takabeya

- Administrator

Minggu, 8 Desember 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN|METRO ACEH-Sejumlah dosen dan puluhan mahasiswa Politeknik Negeri Lhokseumawe, mengunjungi lokasi pabrik industri Stone Cruiser, Aspal Mixing Plant (AMP) serta Batching Plant milik PT Takabeya Perkasa Group di kawasan Cot Batee Geulungku, Kecamatan Simpang Mamplam, Minggu (8/12).

Kunjungan edukasi tersebut, bertujuan untuk melihat langsung proses industri material konstruksi, guna memadukan ilmu dan teori di lapangan, khususnya terkait proses produksi aspal secara bertahap.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dosen pembimbing kunjungan, Zulfikar A Makam M.Si yang mendampingi para mahasiswa ini, kepada awak media menyebutkan, kegiatan tersebut turut diikuti 25 mahasiswa Politeknik Negeri Lhokseumawe. Dia berharap, peserta kunjungan selain mendapat ilmu juga mampu memiliki motivasi, untuk mengikuti jejak Direktur Utama PT Takabeya yang tercatat sebagai alumni PTN tehnik ini.

“Dengan kunjungan industri ini, semoga ada diantara mahasiswa ini, yang mengikuti jejak H Mukhlis menjadi pengusaha sukses bidang jasa konstruksi,” ungkap Zulfikar A Makam.

Direktur Utama PT Takabeya Perkasa Group, H Mukhlis A.Md memaparkan, pabrik stone cruiser ini dibangun sejak 2016 lalu. Hingga kini sebutnya, perusahaan itu telah dipercayai untuk mengerjakan sejumlah proyek nasional, serta beberapa pekerjaan jasa konstruksi lainnya di Aceh.

Dia menyebutkan, saat ini perusahaan yang dipimpinnya itu, tercatat telah memiliki 80 unit alat berat berupa becho, buldozer, grider, compektor, tandem rider, produk alat aspal serta berbagai peralatan lainnya.

Mukhlis A.Md terlihat menjelaskan secara detail, tehnis proses pembuatan aspal mixing plant yang diproses pabrik itu, serta beberapa mesin lainnya Dia berharap, setelah mendapat pengetahuan dari hasil kunjungan itu, para mahasiswa yang notabene adik-adik letingnya ini sesama almamater, bisa lebih memahami dan memperoleh ilmu berguna. Khususnya, tentang proses pengolahan AMP dan Batching Plant.

“Mudah-mudahan dengan penjelasan kami, tentang produksi di pabrik ini serta setelah melihat langsung proses industri material konstruksi, dapat memberi pengetahuan yang bermanfaat bagi adik-adik mahasiswa Politeknik,” tuturnya.(Bahrul)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

DT Peduli Bangun 45 Huntap di Alue Kuta
Maintenance, Jembatan Kutablang Malam ini Ditutup
Santuni 3.704 Anak Yatim, Pemkab Bireuen Salurkan Rp 1,8 M
Pulihkan Pendidikan Aceh Pascabencana, Kemendikdasmen Siapkan Rp 1,4 Triliun
Satgas SAR Bireuen Peusijuek Kantor
Jembatan Bailey Meunasah Tambo Dibatasi Bobot Kendaraan 30 Ton
Camat Peudada Minta BNPB Verifikasi Ulang Data Rumah Korban Banjir
Rp 68,4 M DD Tahap I Cair

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 22:37 WIB

DT Peduli Bangun 45 Huntap di Alue Kuta

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:00 WIB

Maintenance, Jembatan Kutablang Malam ini Ditutup

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:49 WIB

Pulihkan Pendidikan Aceh Pascabencana, Kemendikdasmen Siapkan Rp 1,4 Triliun

Selasa, 10 Maret 2026 - 01:31 WIB

Satgas SAR Bireuen Peusijuek Kantor

Selasa, 10 Maret 2026 - 00:05 WIB

Jembatan Bailey Meunasah Tambo Dibatasi Bobot Kendaraan 30 Ton

Berita Terbaru

Asisten I Bidang Pemerintahan Setdakab Bireuen, Mulyadi SH MM melakukan groundbreaking pembangunan Huntap di Gampong Alue Kuta, Kecamatan Jangka, Kamis (12/3)

NANGGROE

DT Peduli Bangun 45 Huntap di Alue Kuta

Kamis, 12 Mar 2026 - 22:37 WIB

Lalulintas di jembatan bailey Kutablang, Kamis (12/3)

NANGGROE

Maintenance, Jembatan Kutablang Malam ini Ditutup

Kamis, 12 Mar 2026 - 18:00 WIB

Dr H Amiruddin Idris SE MSi menyerahkan bantuan sound system lengkap kepada Imum Syiek Masjid secara simbolis, Selasa (10/3) sore.

PEMBANGUNAN

Amiruddin Idris Serahkan Bantuan Untuk 33 Mesjid

Rabu, 11 Mar 2026 - 01:08 WIB