BIREUEN|METRO ACEH – Fachrurrazy, mahasiswa dari program studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) mendapat kesempatan menjadi Guest Teacher di SD Sukma Bangsa, Kabupaten Bireuen, Rabu (7/10).
Kegiatan Guest Teacher itu mengangkat tema “Aku Belajar dari Nabi: Mengenal Allah dan Membiasakan Akhlak Mulia”. Kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk dapat mengimplementasikan ilmu dan pengalaman diperoleh selama perkuliahan ke dalam kegiatan pembelajaran bersama peserta didik.
Dalam kegiatan itu, Fachrurrazy mengajak para siswa untuk mengenal Allah SWT melalui keteladanan Nabi, memahami pentingnya membiasakan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.
Materi disampaikan dengan pendekatan yang sesuai dengan karakter peserta didik sehingga pembelajaran berlangsung interaktif dan menyenangkan.
Kesempatan ini memberikan pengalaman berharga bagi Fachrurrazy dalam mengembangkan kemampuan mengajar, berkomunikasi dengan peserta didik, mengelola kelas, serta untuk menyampaikan nilai-nilai Pendidikan Agama Islam secara praktis.
Ketua Prodi PAI FAI UNIKI Bireuen, Mahmudi, S.Ag., M.Pd., mengapresiasi kesempatan diberikan kepada mahasiswa PAI untuk terlibat langsung dalam kegiatan pembelajaran di sekolah.
“Ini merupakan pengalaman sangat baik bagi mahasiswa PAI. Menjadi Guest Teacher memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mempraktikkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah sekaligus belajar menghadapi karakter peserta didik secara langsung,” ujarnya.
Ia berharap pengalaman tersebut dapat meningkatkan kepercayaan diri dan kompetensi mahasiswa sebagai calon pendidik profesional.
Sementara itu, Dekan FAI UNIKI, Dr Syaripuddin, M.Si juga menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan pendidikan di sekolah merupakan bagian dari komitmen FAI UNIKI dalam mempersiapkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan praktis dan akhlak yang baik.
Melalui kegiatan Guest Teacher ini, FAI UNIKI terus mendorong mahasiswa PAI untuk aktif mengambil peran dalam dunia pendidikan. Pengalaman itu diharapkan menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk menjadi guru PAI yang kompeten, kreatif, inspiratif, dan berkarakter Islami, harapnya. (Rahmat Hidayat)






