Korban Kebakaran Blang Beururu Makin Terpuruk

- Administrator

Jumat, 1 Februari 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN|METRO ACEH-Derita keluarga korban kebakaran di Desa Blang Beururu, Kecamatan Peudada yang rumahnya jadi debu, hingga kini masih terus berlanjut dan belum mendapat perhatian, untuk mendapat rumah bantuan.

Peristiwa tragis yang dialami Samsul Bahri A Gani, 21 hari lalu kian menambah deretan kepedihan keluarga miskin itu. Kini, ayah tiga anak ini melewati hidup bersama istri, di dalam gubuk berukuran 3 X 4. Karena tenda darurat pinjaman Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bireuen, tidak bisa lagi dipergunakan, akibat basah saat hujan tiba.

Seluruh harta benda buruh semprot kebun itu, habis terbakar. Hanya pakaian yang melekat di badan saat itu yang masih tersisa. Karena kondisi hidupnya serba kekurangan, maka keluarga ini harus pasrah melewati beban berat tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gubuk darurat dibangun untuk ditinggali bersama anak dan isteri (Rahmat Hidayat)

“Kami belum memiliki uang untuk membangun rumah yang layak, maka saya bersama keluarga menempati gubuk darurat ini. Karena tenda bantuan saat hujan, masuk air yang mengalir dari luar dan merendam alas di dalam tenda,” sebutnya saat dijambangi wartawan Metro Aceh, Jum’at (1/2) sore.

Karena kawasan tempat tinggalnya rawan banjir, maka dia mendirikan gubuk dengan lantai kayu yang tinggi. Supaya anak dan istrinya, aman dari genangan air hujan. Meski kini hidupnya sangat miris, namun mereka pasrah menjalani kondisi itu, sebagai suatu cobaan Allah SWT.

Sementara istri Samsul Bahri, yakni Cut Tihajar, kepada media ini mengisahkan, saat musibah itu terjadi 11 Januari lalu. Rumah dalam keadaan dikunci, dan tak satu penghuni berada di tempat, karena sedang melakukan aktifitas di luar.

Kebetulan, ada satu unit sepeda motor yang dipakai mengantar anak ke sekolah, sehingga dapat diselamatkan dari amukan si jago merah, yang melahap rumah beserta seluruh isinya.

“Alhamdulillah, berkat bantuan dari Dinas Sosial, kami pelan-pelan membangun gubuk ini, untuk bisa ditempati. Karena tenda kemasukan air yang mengalir dari luar,” ujarnya.

Korban rumah terbakar di Blang Beururu Peudada tinggal di gubuk darurat (Rahmat Hidayat)

Dia menyebutkan, saat membangun rumah yang telah terbakar itu, mereka butuh waktu empat tahun. Hasil kerja keras suaminya yang bekerja di kebun orang, sebagai tukang semprot racun rumput. Cut Tihajar sempat bertanya ke awak media, apakah mereka layak dapat rumah bantuan, karena dari segi kondisi ekonomi, benar-benar keluarga tidak mampu.

Meski berharap, namun dia tidak ingin menuntut memperoleh rumah bantuan, yang biasanya dibangun oleh pemerintah melalui program Baitul Mal. Karena disadari, hal itu merupakan kebijakan atas kepedulian dari pejabat terkait.

Karena pastinya, untuk menyambung hidup membesarkan buah hati mereka, Cut Tihajar dan suami harus tegar dalam menghadapi situasi seburuk apapun. Dia meyakini, semua rezeki merupakan atas kehendak Nya, jikapun ada perhatian dari pemerintah, itu tentu nasib baik yang telah digariskan, dibalik musibah besar yang mereka rasakan. Sehingga telah menggugah para pemimpin, agar peduli terhadap rakyatnya.

Seperti diberitakan Metro Aceh sebelumnya, akibat dilahap si jago merah saat ditinggal pemilik, satu unit rumah warga Desa Blang Beururu, Kecamatan Peudada musnah terbakar dan menjadi debu, Jum’at (11/1) siang.

Peristiwa naas itu telah menghanguskan rumah Samsul Bahri A Gani (35), yang selama ini dihuni dengan isteri Cut Tihajar (30), serta tiga buah hati mereka. Diantaranya Anissa Mahera (7), Muhammad Safa (5) dan Abdul Hafis (7 bulan). (Rahmat Hidayat)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

H Mukhlis Sembelih Sejumlah Hewan Qurban
Pengcab Forki Gelar Buka Puasa Bersama
Kapal Expres Bahari Layani Mudik Gratis
MTC Ina Bireuen Salurkan Bantuan Ke Panti Asuhan
Safari Ramadhan, H Mukhlis Salurkan Bantuan
Pengurus AMSI Aceh Dilantik
Beasiswa Santri Berprestasi Diluncurkan
Koalisi Muda DemRes Kutuk Oknum PPK

Berita Terkait

Senin, 17 Juni 2024 - 18:28 WIB

H Mukhlis Sembelih Sejumlah Hewan Qurban

Sabtu, 6 April 2024 - 23:00 WIB

Pengcab Forki Gelar Buka Puasa Bersama

Minggu, 31 Maret 2024 - 19:56 WIB

Kapal Expres Bahari Layani Mudik Gratis

Minggu, 24 Maret 2024 - 23:57 WIB

MTC Ina Bireuen Salurkan Bantuan Ke Panti Asuhan

Minggu, 17 Maret 2024 - 14:55 WIB

Safari Ramadhan, H Mukhlis Salurkan Bantuan

Sabtu, 9 Maret 2024 - 17:29 WIB

Pengurus AMSI Aceh Dilantik

Senin, 19 Februari 2024 - 18:59 WIB

Beasiswa Santri Berprestasi Diluncurkan

Sabtu, 10 Februari 2024 - 17:13 WIB

Koalisi Muda DemRes Kutuk Oknum PPK

Berita Terbaru

H Mukhlis menyembelih hewan Qurban yang disumbangkan kepada warga di sekitar lokasi kegiatan PT Takabeya Perkasa Grup, Senin (17/6.)

NANGGROE

H Mukhlis Sembelih Sejumlah Hewan Qurban

Senin, 17 Jun 2024 - 18:28 WIB

Ketua DPRK Sabang memberikan Rekomendasi DPRK Sabang Terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Sabang (Dok.Humas DPRK Sabang)

SABANG

DPRK Sabang Sampaikan Rekomendasi LKPJ

Senin, 27 Mei 2024 - 20:31 WIB

ADVERTORIAL

Raih WTP, Pengelolaan Keuangan Dinilai Profesional

Minggu, 26 Mei 2024 - 10:58 WIB

Berbagai kendaraan mobil pick up dihiasi dengan berbagai bentuk kubah mengikuti lomba pawai takbir mewakili gampongĀ masing-masing

ADVERTORIAL

Lebaran Idul Fitri Warga Sabang Rayakan Hari Kemenangan

Minggu, 26 Mei 2024 - 10:47 WIB