Kodim Bireuen Nyatakan “Perang” Lawan Narkoba

- Administrator

Rabu, 23 Januari 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN|METRO ACEH-Bahaya narkoba terhadap generasi bangsa, merupakan ancaman besar bagi masa depan negara Republik Indonesia. Karena peredaran gelap serta penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang, kini semakin merambah luas dan menjerat berbagai lapisan masyarakat.

Sehingga, sangat dibutuhkan komitmen serta kepedulian semua pihak, supaya ikut berperan mencegah dan menangkal ancaman tersebut. Mengingat, bangsa ini dalam kondisi darurat narkoba yang sudah muncul sejak tahun 1971, di era kepemimpinan Presiden Soeharto.

Kemunculan proxy war dengan wujud narkoba ini, seiring perkembangan zaman semakin mengerikan. Fenomena penyalahgunaan narkoba, telah merasuk ke sendi-sendi kehidupan masyarakat. Target konsumen pun beragam, mulai usia belia hingga yang sudah tua menjadi korban.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suasana pengecekan urine di Kodim 0111/Bireuen.

Menyikapi kondisi ini, seluruh prajurit TNI Kodim 0111/Bireuen, menyatakan “Perang” melawan narkoba. Agar mampu menyelamatkan generasi bangsa dari pengaruh buruk narkoba. Sebagai salah satu bentuk, peran dan tanggungjawab untuk melindungi rakyat, supaya terhindar dari bahaya laten ini.

“Hampir seluruh elemen masyarakat kita, telah ditembus jaringan narkoba. Meski negara tak pernah tinggal diam, dengan memberi hukuman mati bagi sindikat pengedar narkoba,” ungkap Dandim 0111/Bireuen, Letkol Inf Amrul Huda SE MM M.Sc kepada Metro Aceh, Rabu (23/1).

Menurut salah satu putera terbaik Aceh ini, seluruh jajarannya sudah diinstruksi untuk memerangi narkoba. Bagi setiap prajurit yang terlibat, maka akan ditindak tegas tanpa kompromi. Selain itu, tes urine secara rutin tetap dilaksanakan, guna mendeteksi anggota Kodim benar-benar bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Amrul Huda menegaskan, secara internal TNI AD, upaya pemberantasan penyalahgunaan narkoba menjadi atensi serius. Sehingga, pemberlakuan tes urine dadakan, selalu dilakukan secara kontinyu.

“Jika ada prajurit yang kedapatan positif urine mengandung zat narkoba, diproses sesuai hukum serta ditambah lagi akan dipecat tidak hormat,” tegasnya.

Tindakan itu sebut Amrul Huda, sebagai bentuk komitmen Kodim 0111/Bireuen, dalam perang melawan narkoba, yang memprioritaskan pencegahan kalangan internal. Disamping ikut membantu dan berperan aktif, pada setiap upaya pencegahan maupun penindakan, para pengedar gelap narkoba di wilayah teritorial Kodim Bireuen. Termasuk, untuk memback up Polri saat hendak melakukan penangkapan bandar narkoba.

Ditandaskannya, penghargaan yang telah diperoleh TNI dari BNN, kian menambah motivasi prajurit penjaga negara ini. Agar terus berkomitmen, untuk berada di garda terdepan dalan upaya pencegahan, pemberantadan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) di tanah air. Termasuk dalam wilayah teritorial Kodim 0111/Bireuen.

Dia menuturkan, seperti halnya dalam penanganan masalah Hankam lainnya, upaya-upaya yang dilakukan TNI AD untuk memerangi narkoba, tentu tidak akan efektif tanpa dukungan penuh seluruh lapisan masyarakat. Mengingat, narkoba merulakan musuh bangsa, maka seharusnya rakyat perlu ikutserta berperan mendukung upaya bersama ini.

“Kepekaan masyarakat terhadap situasi di lingkungan, sangat penting agar kita dapat mendeteksi aktifitas mencurigakan yang terjadi di sekitar. Meski sekecil apapun informasinya, saya harap masyarakat segera melapor ke pihak aparat. Baik Polri maupun TNI yang terdekat, supaya dapat dilakukan pengembangan lebih lanjut,” himbau Amrul Huda. (Mail)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

DT Peduli Bangun 45 Huntap di Alue Kuta
Maintenance, Jembatan Kutablang Malam ini Ditutup
Santuni 3.704 Anak Yatim, Pemkab Bireuen Salurkan Rp 1,8 M
Pulihkan Pendidikan Aceh Pascabencana, Kemendikdasmen Siapkan Rp 1,4 Triliun
Satgas SAR Bireuen Peusijuek Kantor
Jembatan Bailey Meunasah Tambo Dibatasi Bobot Kendaraan 30 Ton
Camat Peudada Minta BNPB Verifikasi Ulang Data Rumah Korban Banjir
Rp 68,4 M DD Tahap I Cair

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 22:37 WIB

DT Peduli Bangun 45 Huntap di Alue Kuta

Kamis, 12 Maret 2026 - 18:00 WIB

Maintenance, Jembatan Kutablang Malam ini Ditutup

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:49 WIB

Pulihkan Pendidikan Aceh Pascabencana, Kemendikdasmen Siapkan Rp 1,4 Triliun

Selasa, 10 Maret 2026 - 01:31 WIB

Satgas SAR Bireuen Peusijuek Kantor

Selasa, 10 Maret 2026 - 00:05 WIB

Jembatan Bailey Meunasah Tambo Dibatasi Bobot Kendaraan 30 Ton

Berita Terbaru

Asisten I Bidang Pemerintahan Setdakab Bireuen, Mulyadi SH MM melakukan groundbreaking pembangunan Huntap di Gampong Alue Kuta, Kecamatan Jangka, Kamis (12/3)

NANGGROE

DT Peduli Bangun 45 Huntap di Alue Kuta

Kamis, 12 Mar 2026 - 22:37 WIB

Lalulintas di jembatan bailey Kutablang, Kamis (12/3)

NANGGROE

Maintenance, Jembatan Kutablang Malam ini Ditutup

Kamis, 12 Mar 2026 - 18:00 WIB

Dr H Amiruddin Idris SE MSi menyerahkan bantuan sound system lengkap kepada Imum Syiek Masjid secara simbolis, Selasa (10/3) sore.

PEMBANGUNAN

Amiruddin Idris Serahkan Bantuan Untuk 33 Mesjid

Rabu, 11 Mar 2026 - 01:08 WIB