Bimtek Sikeudes Diduga “Ladang” Korupsi Dana Desa

- Publisher

Jumat, 1 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Bimtek Siskeudes dan Sipades hari pertama di aula Bireuen Jaya, Jum'at (1/12)

Suasana Bimtek Siskeudes dan Sipades hari pertama di aula Bireuen Jaya, Jum'at (1/12)

BIREUEN|METRO ACEH-Penyelenggaraan Bimtek yang menguras dana desa di Kabupaten Bireuen, masih terus berlangsung secara masif. Aksi “penjarahan” uang rakyat secara sistematis yang berkedok pelatihan, maupun bimbingan teknis bagi para aparatur gampong, seolah direstui oleh pejabat pemerintahan daerah.

Ironisnya, puluhan miliar anggaran publik yang dihimpun dari 609 desa di wilayah itu, ludes begitu saja tanpa memberi manfaat dan dampak signifikan dari beberapa agenda kegiatan yang selenggarakan selama empat bulan terakhir. Mulai Bimtek Tuha Pheut yang digelar di Bireuen, Bimtek Keuchik ke Yogyakarta dan Sekdes ke Bandung Jawa Barat.

Meski sudah menghabiskan dana puluhan juta rupiah dari setiap gampong, untuk ketiga kegiatan itu. Kini Pemkab Bireuen, diduga kembali “mensponsori” even bertajuk “Bimtek Aplikasi Sistem Keuangan Desa (Sikeudes) dan Aplikasi Sistem Informasi Pengelolaan Aset Desa (Sipades).

Sejumlah sumber keuchik mengaku, untuk kegiatan terakhir itu pihak desa diminta membayar biaya kontribusi Rp 6 juta/orang, untuk membiayai Bimtek ini selama tiga hari. Rencananya, dilaksanakan sejak 1 Desember hingga beberapa hari kedepan dii Wisma Bireuen Jaya.

Menurut informasi menyebutkan, gelombang pertama dimulai hari ini dan diikuti sekitar 200 peserta. Sehingga, tercatat Rp 1,2 miliar dana desa sudah diterima pihak lembaga, untuk biaya kegiatan yang terbilang cukup mahal itu.

Sejumlah sumber media ini menduga, ada beberapa oknum pejabat teras di lingkungan Pemkab Bireuen, ikut “menikmati” fee dan memperoleh komisi dari penyelenggara Bimtek Siskeudes tersebut. Bahkan, kabarnya Pj Bupati Bireuen mendisposisikan lembaga penyelenggara Bimtek ini.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG), Ir Mukhtar Abda M.Si saat dihubungi awak media ini via selulernya mengaku, Bimtek aplikasi Sikeudes dan aplikasi Sipades merupakan kebutuhan desa, untuk pengelolaan sistem keuangan yang transparan dan akuntabel.

“Itu sepenuhnya menjadi kewenangan pihak gampong, kami tidak pernah ikut campur atau mengintervensi kegiatan yang dibiayai dari dana desa,” jelasnya. (Bahrul)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel www.metroaceh.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fakultas Teknik Umuslim dan SAPPK ITB Resmi Berkolaborasi
Kasek dan Guru Bireuen Terima Penghargaan Hardikda di SMAN 1 Kuala
PUPR Gelar Diskusi Publik Bahas RDTR Perkotaan Bireuen
Dilepas Simbolis Bupati, Petambak Ule Jangka Terima Bantuan 2 Juta Benur Vaname
Ratusan Mahasiswa Baru UIA Peusangan Ikuti PBAK
Guru MIN 53 Bireuen Dimintai “Uang Damai” Rp 20 Juta
Jembatan Baru Kutablang Dibuka Uji Coba 20 September
Kapolres Narasumber Pomaba UNIKI

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 16:11 WIB

Fakultas Teknik Umuslim dan SAPPK ITB Resmi Berkolaborasi

Rabu, 2 September 2026 - 13:57 WIB

Kasek dan Guru Bireuen Terima Penghargaan Hardikda di SMAN 1 Kuala

Selasa, 1 September 2026 - 17:32 WIB

Dilepas Simbolis Bupati, Petambak Ule Jangka Terima Bantuan 2 Juta Benur Vaname

Selasa, 1 September 2026 - 16:50 WIB

Ratusan Mahasiswa Baru UIA Peusangan Ikuti PBAK

Selasa, 1 September 2026 - 14:56 WIB

Guru MIN 53 Bireuen Dimintai “Uang Damai” Rp 20 Juta

Berita Terbaru

PENDIDIKAN

Siswa SDN 4 Peusangan Dikunjungi Dirut PT Takabeya

Rabu, 2 Sep 2026 - 16:12 WIB

NANGGROE

Fakultas Teknik Umuslim dan SAPPK ITB Resmi Berkolaborasi

Rabu, 2 Sep 2026 - 16:11 WIB

Asisten III Setdakab Bireuen, Zamzami, SPd.,MM membuka seleksi Seleksi Beasiswa Thalabah Hafiz Alquran di gelar Dinas Pendidikan Dayah, Selasa (1/9) pagi.

NASIONAL

485 Santri Ikuti Seleksi Beasiswa Thalabah Hafiz Alquran

Selasa, 1 Sep 2026 - 17:59 WIB