Anak Timses Paslon 03 Diteror OTK

- Administrator

Selasa, 26 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN|METRO ACEH-Seorang gadis dibawah umur putri kandung dari timses paslon 03 di Gampong Bireuen Meunasah Dayah, Kecamatan Kota Juang mendapat intimidasi dan teror bertubi-tubi dari orang tak dikenal (OTK). Tindakan itu, dilakukan sejak Minggu 24 November hingga Selasa (26/11) sore.

Informasi yang diperoleh Metro Aceh menyebutkan, gadis remaja berinisial CSA (15) siswi kelas III SMP itu, diintimidasi oleh empat pria mengendarai Honda Beat dan Yamaha N Max. Pelaku mengirimkan pesan ancaman, melalui lembaran kertas buku tulis dengan bermacam narasi intimidasi.

Kuasa Hukum Paslon 03, Guruh Lazuardi SH dari Kantor Hukum Adi Mansar Law Office, saat ditemui awak media mengaku kasus itu segera dilapor ke polisi dan Panwaslih, guna diproses sesuai hukum. Pasalnya, peristiwa tersebut terdapat dua delik, yakni pidana pemilu dan pidana umum.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Guruh menjelaskan, kronologi kejadian teror ini bermula pada Minggu malam, empat pria menyantroni rumah Riniati yang merupakan timses paslon 03 Bireuen Meunasah Dayah. Ketika itu, hanya CSA yang ada di rumah karena ibunya sedang menghadiri dakwah maulid di mesjid.

Keempat pelaku yang mengenakan helm dan memakai masker, menanyakan dimana Riniati dan CSA menjawab sedang di mesjid. Lalu para pria itu mulai mengintimidasi gadis remaja ini, dengan menuduh ibunya telah mengumpulkan KTP warga. Namun, tuduhan tersebut langsung dibantah, CSA mengaku sudah seminggu ibunya sakit dan baru sehat maka bisa ke mesjid.

Tak puas mendengar argumen si gadis kecil itu, salah seorang pelaku yang menenteng sebilah kayu, memaksa masuk menggeledah rumah untuk mencari KTP warga, seraya ikut mengancam jika ditemukan maka rumah itu akan diobrak-abrik.

Bukannya ciut, malah CSA yang seorang diri di rumah sontak mengambil kayu, kemudian balik mengancam jika mereka berani masuk ke rumah maka akan dipentungin, lalu terjadi adu mulut antara pelaku dan korban ini sampai beberapa saat, empat pria misterius tersebut beranjak pergi.

Saat ibunya pulang, puteri remaja ini sontak melapor ke ibunya tentang peristiwa itu, lalu disampaikan ke tim pemenangan Kabupaten Bireuen. Sejumlah Satgas 03 turun ke lokasi, lalu mencari tahu fakta kejadian ini, sehingga suasana di sekitar TKP menjadi ramai dan isu itu heboh.

Namun, sekitar pukul 23:00 wib para pelaku kembali secara senyap, lalu memasukkan kertas dari bawah pintu rumah, aksi teror itu terlihat oleh CSA dan menarik kertas lembar buku ini, hingga membuat pelaku kaget lalu kabur dan sempat terdengar suara orang yang terjatuh.

Beberapa tulisan yang disampaikan berbunyi “Ka Preh Ka Mulai” (Kau Tunggu Sudah Mulai). Kemudian, esok harinya pada Senin (25/11) sekira pukul 15.00 wib, pelaku kembali mengirim pesan berbunyi”Ken kah tapi Aneuk kah” (bukan kau tapi anak kau). Lalu ba’da magrib sekira pukul 19.00 wib, rumah korban dilempari gelas dan kertas bertuliskan,”Ka kurong beseb, abeih kali nyoe” (Kau kurung yang cukup, abis kali ini).

“Tulisan-tulisan pesan ancaman ini, ditujukan untuk meneror ibu Riniati yang menyasar puterinya itu. Kami menduga, itu karena CSA mengadu ke ibunya yang membuat pelaku marah,” jelas Guruh.

Dijelaskannya, intimidasi ini terus berlanjut hari ini, pelaku mengirim pesan serupa pada pukul 13.30 WIB. Diantaranya,”Ka preh malam nyo” (Kau tunggu malam ini),”Malam nyoe neuk kah jeut ka peu musom (malam ini anak mu sudah bisa kau sembunyikan).

Menanggapi intimidasi ini, Guruh mengaku telah berkoordinasi dengan tim pemenangan untuk melapor peristiwa itu ke Panwaslih dan Polres Bireuen,”Kami juga mengantongi beberapa nama yang diduga berkaitan erat dan terlibat dengan aksi teror ini,” ungkapnya. (Bahrul)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Muscab PPP Nagan Raya Resmi Dibuka, Soliditas Kader Terus Terpelihara
PKS Apresiasi Kinerja Bupati Bireuen
Pemkab Bireuen Tak Abaikan Korban Banjir
Husnidar Buka Puasa Bersama Warga
Breaking News : Amiruddin Idris Kembali Nakhodai PPP Aceh
Sekdako Sabang Hadiri Peringatan Isra’ Mi’raj 1447 H
Ketua DPRK Bireuen : Penggerebekan Gudang BPBD Tindakan Ilegal
DPR RI Jangan Cari Sensasi Penanganan Pasca Banjir Aceh

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 00:04 WIB

Muscab PPP Nagan Raya Resmi Dibuka, Soliditas Kader Terus Terpelihara

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:28 WIB

PKS Apresiasi Kinerja Bupati Bireuen

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:07 WIB

Pemkab Bireuen Tak Abaikan Korban Banjir

Jumat, 6 Maret 2026 - 22:14 WIB

Husnidar Buka Puasa Bersama Warga

Selasa, 27 Januari 2026 - 18:21 WIB

Breaking News : Amiruddin Idris Kembali Nakhodai PPP Aceh

Berita Terbaru

NANGGROE

BPBD Serahkan Hasil Verifikasi Tahap II ke Camat

Jumat, 5 Jun 2026 - 15:54 WIB

NANGGROE

Stok Darah Menipis, Ini Harapan Direktur RSUD dr Fauziah

Jumat, 5 Jun 2026 - 14:52 WIB

NANGGROE

Pemkab Bireuen Cairkan 40 Miliar Gaji ke 13 ASN

Kamis, 4 Jun 2026 - 17:00 WIB

Bupati Ir H Mukhlis ST menerima LHP dari Kepala BPK RI Perwakilan Aceh, Andri Yogama

NANGGROE

Pemkab Bireuen Kembali Raih WTP

Kamis, 4 Jun 2026 - 13:40 WIB