Aktifitas Pendidikan Terganggu, Kadisdik Minta Pengungsi Rohingnya Dipindahkan

- Publisher

Kamis, 31 Januari 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN|METRO ACEH-Keberadaan para pengungsi Rohingya di lokasi SKB Bireuen, dikabarkan mulai menimbulkan dampak buruk dan menganggu aktifitas dunia pendidikan di wilayah ini. Kamp imigran gelap itu, didesak supaya segera dipindahkan, karena akan dipergunakan sebagai pusat pelatihan O2SN tingkat SD/SMP, serta ribuan guru dari berbagai sekolah di Kabupaten Bireuen.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Drs M Nasir M.Pd kepada Metro Aceh, Kamis (31/1) menjelaskan, lokasi Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) yang ditempati sebagai barak sementara bagi pengungsi Rohingya, seharusnya dipindahkan karena akan segera dipakai untuk kegiatan pendidikan.

Dia meminta pemerintah maupun pihak berwenang, yang menangani pengungsi asal Myanmar ini, segera memindahkan mereka dari lokasi itu. Pasalnya, sejak awal Februari komplek SKB digunakan, untuk pelatihan atlit O2SN dan melatih tenaga pendidik, selain itu juga rencana direvitalisasi gedung baru.

Kadisdikpora Drs M Nasir,MPd dan Ruslan Abdul Gani di lokasi barak pengungsi, saat memberikan keterangan kepada Metro Aceh (Rahmat Hidayat)

Menurutnya, pelatihan atlit tersebut guna mempersiapkan siswa, untuk mengikuti even tingkat propinsi. Namun, dengan adanya pengungsi ini, yang tidur di ayla terbuka, akan sangat menganggu proses pembinaan para atlit.

“Kami minta kalau bisa para pengungsi Rohingya ini dipindahkan saja, jangan lagi janji kosong mau direlokasi ke Kota Langsa. Tapi sudah 10 bulan masih terus berada di sini. Maret nanti, kami hendak melaksanakan pelatihan guru di SKB ini, tapi jika dengan kondisi seperti itu tidak mungkin bisa terlaksana,” tandas M Nasir dengan nada kesal.

Ditambahkannya, belum lagi berbagai fasilitas yang dibutuhkan, untuk tahapan pembinaan atlit O2SN cabang tenis meja, pencak silat yang menggunakan lokasi terbuka, serta bulu tangkis pada ruang tertutup, namun kini masih dipakai sebagai dapur umum. Termasuk, barak wanita pengungsi Rohingya yang hendak dipergunakan untuk berbagai kegiatan.

“Kami juga hendak membuat DID revitalisasi SKB, dan pembangunan gedung pusat sumber belajar di komplek SKB ini,” ujarnya.

Ditandaskannya,termasuk bengkel yang tidak berfungsi akan diaktifkan lagi dan dilengkapi berbagai peralatan, supaya bisa dimanfaatkan untuk membina, serta melatih anak-anak putus sekolah di Bireuen, agar memiliki skill dan terampil untuk berwirausaha.

Konon lagi, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga kini sudah dipusatkan di komplek SKB Bireuen. Sehingga, lahan di lokasi ini akan dikembangkan menjadi pusat pendidikan. Diantaranya, dibangu PAUD agar warga sekitar dapat menyekolahkan anak mereka di situ, maupun pegawai dinas berkesempatan mengasuh dan menyusui anak mereka, sambil bekerja secara optimal tanpa harus pulang ke rumah.

M Nasir mengaku, rencana ini sebenarnya sudah disosialisasikan di lingkungan SKB, yang direncanakan segera dilengkapi sarana belajar yang memadai, menyediakan ruang guru serta laboratorium.

Koordinator keamanan kamp pengungsi Ruslan Abdul Gani,SE, ditanyai Metro Aceh bersama dilokasi, menyampaikan harapan yang sama. Pasalnya, sudah 10 bulan Rohingya ditampung di SKB Cot Gapu, paska terdampar di Kuala Raja, 20 April 2018 lalu, jumlah mereka terus berkurang karena melarikan diri.
(Rahmat Hidayat)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel www.metroaceh.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor Lantik UKM Lensa Pers UNIKI
Perkuat Sinergi Kapolres Terima Kunjungan Para Manager ULP di Kabupaten Bireuen
Rumah Rusak Ekses Banjir di Pante Lhong Sudah Dibangun
Satlantas Tambal Jalan Aspal Berlubang Jalan Elak Cegah Lakalantas
Satlantas Tanamkan Tertib Lalulintas Bagi Anak Usia Dini
Ketum PB HUDA Aceh Lantik Abati Muzakir Bersama Pengurus PW Huda Bireuen
Jaksa Masuk Dayah Sosialisasi Hukum Bagi Santri Pesantren UNIKI
Mensos Pastikan Korban Banjir di Bireuen Segera Terima Jadup

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 15:44 WIB

Rektor Lantik UKM Lensa Pers UNIKI

Jumat, 11 September 2026 - 13:57 WIB

Perkuat Sinergi Kapolres Terima Kunjungan Para Manager ULP di Kabupaten Bireuen

Jumat, 11 September 2026 - 13:57 WIB

Rumah Rusak Ekses Banjir di Pante Lhong Sudah Dibangun

Jumat, 11 September 2026 - 13:56 WIB

Satlantas Tambal Jalan Aspal Berlubang Jalan Elak Cegah Lakalantas

Kamis, 10 September 2026 - 21:15 WIB

Satlantas Tanamkan Tertib Lalulintas Bagi Anak Usia Dini

Berita Terbaru

NANGGROE

Rektor Lantik UKM Lensa Pers UNIKI

Sabtu, 12 Sep 2026 - 15:44 WIB

NANGGROE

Rumah Rusak Ekses Banjir di Pante Lhong Sudah Dibangun

Jumat, 11 Sep 2026 - 13:57 WIB

NANGGROE

Satlantas Tanamkan Tertib Lalulintas Bagi Anak Usia Dini

Kamis, 10 Sep 2026 - 21:15 WIB