Pegawai RSU dr Fauziah Mogok Massal, Pelayanan Lumpuh Total

- Administrator

Kamis, 2 Januari 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN|METRO ACEH-Akibat aksi mogok massal ratusan pegawai honorer, pelayanan kesehatan di RSU dr Fauziah Bireuen dilaporkan terganggu. Bahkan, aktifitas rawat jalan lumpuh total sejak pagi, Kamis (2/1).

Informasi yang diperoleh Metro Aceh menyebutkan, dua ratus lebih pegawai honorer terdiri dari perawat, bidan, analis kesehatan, bagian farmasi, security, cleaning service, pendorong pasien, pendorong nasi, staf administrasi serta seluruh tenanga kontrak BLU RSU dr Fauziah Bireuen menggelar demo, dengan aksi mogok kerja. Mereka menuntut pihak manajemen bersikap adil, serta tidak diskriminatif terhadap para honorer tersebut.

Ratusan pegawai honorer RSU dr Fauziah Bireuen, melakukan aksi demo dan mogok massal. Mereka juga menggelar long march menuju kantor bupati setempat, Kamis (2/1/2020).

Sejumlah sumber media ini menuturkan, persoalan awal yang menimbulkan reaksi, yakni akibat ditemukannya enam pegawai honorer yang memperoleh pembayaran honor kontrak sebesar Rp 550 ribu per bulan. Keenamnya mendapat fasilitas istimewa dari pihak manajemen. Padahal, masa kerja mereka rata-rata baru dua tahun, sedangkan yang lain rata-rata sudah bekerja hingga belasan tahun. Diduga honorer “spesial” ini, merupakan keluarga dekat para pejabat rumah sakit pemerintah daerah tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bobroknya perilaku para pengelola rumkit berstatus BLU ini, dinilai telah menjadi pemicu reaksi spontanitas para pegawai honorer, untuk melancarkan aksi mogok sebagai bentuk kekecewaan atas sikap diskriminasi manajemen. Pasalnya, penerapan sistem upah remaunerasi yang mengubah pola pembayaran honor tenaga kontrak, menyebabkan penerimaan hak mereka menurun drastis.

“Jika mereka dapat diberi fasilitas gaji kontrak, mengapa kami tidak bisa seperti itu. Ini benar-benar tidak adil dan diskriminasi,” ungkap salah satu perawat kepada awak media ini.

Pantauan Metro Aceh, dua ratus lebih pegawai honorer itu, semula beraudiensi dengan Direktur RSU dr Fauziah dan para pejabat rumah sakit itu. Namun, karena berujung buntu serta tidak menemukan solusi, akhirnya mereka melanjutkan aksi demo dengan menggelar long march dan berjalan kaki di jalan negara sejauh tiga kilometer, menuju kantor Bupati Bireuen guna menyampaikan tuntutan tentang nasib mereka, kepada pejabat pemerintah.

Kemudian, ratusan pendemo berkumpul di halaman kantor pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen, lalu beberapa delegasi diterima Sekdakab Bireuen, serta pejabat teras di aula Bappeda. Dalam pertemuan tertutup yang tidak diperbolehkan diliput awak media, belum diperoleh kesepakatan sesuai tuntutan para demonstran.

Sekdakab Bireuen, Ir Zulkifli Sp yang dikonfirmasi usai rapat tertutup itu mengaku, pihaknya akan mencari solusi terbaik untuk menyahuti aspirasi para pegawai honorer ini,”Kami nanti akan mencari solusi yang efektif, tapi tetap dengan sistem Remaunirasi,” jelasnya.

Direktur RSU dr Fauziah, dr Mukhtar MARS yang ditanyai menjelaskan, untuk tahun 2020 dia menjamin enam pegawai itu tidak akan dibayarkan lagi gaji kontaknya. Dia mengaku, persoalan ini besok akan dibahas bersama komite, guna mencari solusi terbaik.

Beberapa pegawai yang ikut dalam tim delegasi, menyampaikan bahwa hari ini pelayanan rawat jalan berhenti total, karena para pegawai honorer yang bertugas melayani kartu dan administrasi, ikut dalam aksi mogok itu. Mereka belum dapat memastikan, jika aksi tersebut berlanjut atau dihentikan. Karena tergantung dari kesepakatan bersama.(Bahrul)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bupati Mukhlis Lantik 173 Pejabat
Penyewa Barang Pemerintah Dianjurkan Bayar Sewa ke Kas Daerah
Polres Bireuen Gelar Jalan Santai Bersama Forkopimda dan Masyarakat
Manfaatkan Bantuan Pemkab Asahan Rp 30 Miliar, Bupati Bangun Kembali Jalan Blang Gandai-Alue Limeng-Salah Sirong
Lantai Jembatan Baru Kutablang Arah Banda Aceh Sudah Dicor
Polres Bireuen Ziarah TMP dan Gelar Kegiatan Sosial
Pasar Tani Aceh 2026 di Meulaboh Raup Omzet Rp141,9 Juta
BEM UNIKI Gelar Donor Darah dan Peringatan HANI

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 20:22 WIB

Bupati Mukhlis Lantik 173 Pejabat

Jumat, 26 Juni 2026 - 16:11 WIB

Penyewa Barang Pemerintah Dianjurkan Bayar Sewa ke Kas Daerah

Jumat, 26 Juni 2026 - 16:09 WIB

Polres Bireuen Gelar Jalan Santai Bersama Forkopimda dan Masyarakat

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:37 WIB

Manfaatkan Bantuan Pemkab Asahan Rp 30 Miliar, Bupati Bangun Kembali Jalan Blang Gandai-Alue Limeng-Salah Sirong

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:51 WIB

Lantai Jembatan Baru Kutablang Arah Banda Aceh Sudah Dicor

Berita Terbaru

NANGGROE

Bupati Mukhlis Lantik 173 Pejabat

Jumat, 26 Jun 2026 - 20:22 WIB

NANGGROE

Penyewa Barang Pemerintah Dianjurkan Bayar Sewa ke Kas Daerah

Jumat, 26 Jun 2026 - 16:11 WIB

Lantai jembatan duplikasi Krueng Tingkeum Kutablang arah Banda Aceh Sudah di cor, Rabu (24/6) sore.

NANGGROE

Lantai Jembatan Baru Kutablang Arah Banda Aceh Sudah Dicor

Kamis, 25 Jun 2026 - 13:51 WIB