Dibangun Asal Jadi, Proyek Aspirasi Lapangan Bola Glee Meundong Amblas

- Administrator

Selasa, 24 September 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN|METRO ACEH-Proyek lapangan sepak bola di Desa Glee Meundong, Kecamatan Simpang Mamplam yang ditangani Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga melalui program aspirasi anggota DPRK Bireuen TA 2019, dituding dibangun asal jadi sebagai kedok untuk menguras uang rakyat.Informasi yang diperoleh Metro Aceh menyebutkan, proyek penimbunan yang disebut-sebut bernilai Rp 190 juta lebih itu, kini kondisinya amblas tergerus air hujan, akibat pekerjaan tersebut dibangun tanpa dilengkapi talud guna penahan longsoran. Meski lapangan ini dibangun di atas bukit, namun karena anggaran yang tersedia hanya cukup untuk biaya penimbunan, sehingga tak bisa dikerjakan secara sempurna.Sejumlah sumber warga kepada media ini mengaku, proyek aspirasi dewan itu sejak awal sudah terindikasi jadi ladang korupsi. Pasalnya, rekanan pelaksana terlihat mengeruk bukit disekitar lokasi lalu meratakan tanah ke lapangan tersebut. Sehingga, terkesan seperti proyek “siluman” keruk gunung lalu menimbun lapangan.”Ini betul-betul proyek menguras uang rakyat, jika dilihat dari pekerjaan seperti itu yang dikerjakan selama tiga hari, hanya menghabiskan dana paling banyak Rp 30 juta saja,” ungkap sumber warga yang minta tak ditulis nama.Ironisnya sebut sumber itu, di lokasi juga tidak terlihat papan (plang) proyek, seperti lazimnya pekerjaan pembangunan yang dibiayai anggaran publik. Sehingga, secara kasat mata juga terlihat proyek ini dikerjakan asal-asalan, bahkan tak bermanfaat bagi masyarakat.“Karena tidak dilengkapi talud, maka proyek yang baru beberapa bulan siap dikerjakan, sekarang sudah amblas akibat longsor dan tergerus hujan,” tukasnya.PPTK Proyek Lapangan Bola Glee Meundong, Usdami saat dikonfirmasi media ini mengaku, pihaknya sudah turun ke lokasi meninjau lapangan yang longsor itu. Menurutnya, karena anggaran terbatas maka tahun ini hanya dapat dialokasi untuk program pembangunan lapangan, rencananya tahun depan baru dilanjutkan pemasangan talud.Menurutnya, berdasarkan hasil pantauan longsoran hanya terjadi dibagian utara saja. Namun, untuk efektifitas program pembangunan proyek peningkatan dan penimbunan Lapangan Bola Kaki Glee Meundong ini, harus dilanjutkan dengan membangun dinding pengaman melalui APBK murni TA 2020.Dia menjelaskan, kebutuhan talud setinggi 1,5 meter dan panjang 80 meter,”Kami sudah mengusulkan anggaran untuk pembangunan talud, Insya Allah dapat disetujui, agar tahun depan dapat dikerjakan,” jelas Usdami.Terkait plang proyek, Usdami mengaku telah dipasang di lokasi, namun diduga hilang karena area lapangan bola agak jauh ke pedalaman. (Bahrul)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bupati Bireuen Hadiri Relaunching AMANAH
Kue Bhoi Sumber Ekonomi Kreatif di Pandrah Pernah Tembus Pasar Malaysia
Bupati Buka Sosialisasi Penanganan Darurat Bencana Hidrometeorologi
Pekan Depan Tim Survei Mulai Verifikasi Data Korban Banjir
Bupati Buka Rakor GTRA 2026
Alat Praktik Rusak Terendam Banjir, SMKN 1 Peusangan Hanya Belajar Teori
Besok, 212 Enumerator Mulai Verifikasi 26.741 KK Korban Banjir
Tim LAMDIK Selesai Asesmen Lapangan Prodi Pendidikan Bahasa Arab UIA Bireuen

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 20:31 WIB

Bupati Bireuen Hadiri Relaunching AMANAH

Kamis, 23 April 2026 - 20:29 WIB

Kue Bhoi Sumber Ekonomi Kreatif di Pandrah Pernah Tembus Pasar Malaysia

Kamis, 23 April 2026 - 00:21 WIB

Bupati Buka Sosialisasi Penanganan Darurat Bencana Hidrometeorologi

Kamis, 23 April 2026 - 00:19 WIB

Pekan Depan Tim Survei Mulai Verifikasi Data Korban Banjir

Rabu, 22 April 2026 - 17:16 WIB

Bupati Buka Rakor GTRA 2026

Berita Terbaru

Kepala BIN RI, Jenderal (Purn) Muhammad Hendra melantik pengurus yayasan AMANAH di Ladong, Kamis (23/4)

NANGGROE

Bupati Bireuen Hadiri Relaunching AMANAH

Kamis, 23 Apr 2026 - 20:31 WIB

Bupati Bireuen, H Mukhlis ST

NANGGROE

Pekan Depan Tim Survei Mulai Verifikasi Data Korban Banjir

Kamis, 23 Apr 2026 - 00:19 WIB

NANGGROE

Bupati Buka Rakor GTRA 2026

Rabu, 22 Apr 2026 - 17:16 WIB