BIREUEN|METRO ACEH – Guna melakukan penilaian terhadap Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) di 14 sekolah di Kabupaten Bireuen, sejak beberapa hari lalu tim gabungan dinas terkait dari Pemkab Bireuen turun ke sekolah-sekolah.
Hal tersebut dikatakan oleh Kabag Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdakab Bireuen, Azmi, SAg ditanyai Metro Aceh terkait kunjungannya dan tim beberapa hari lalu ke SMA Negeri 1 Bireuen.
Mantan Camat Gandapura itu menjelaskan, ini merupakan kegiatan lanjutan setelah pada bulan Agustus 2026 dilakukan pembinaan dan September ini dilanjutkan dengan penilaian ke 14 sekolah terdaftar.
Sekolah itu terdiri dari SMAN 1 Bireuen, SMKN 1 Bireuen, UPTD SDN 2 Gandapura, SMP 3 Gandapura, SMKN 1 Gandapura, MTsN 5 Bireuen, UPTD SDN 10 Peudada.
Kemudian, Pesantren Modren Alzahrah, Pesantren Terpadu Almuslim, MIN 9 Bireuen, SDN 4 Bireuen, SMPN 1 Kuala, UPTD SMPN 1 Peudada, MAN 1 Bireuen di Samalanga, jadwal kunjungan secara bertahap.
Nantinya UKS yang meraih nilai terbaik akan mewakili Bireuen ke tingkat Provinsi Aceh dan jika juara di Provinsi bisa melaju ke tingkat nasional, jelasnya.
Kegiatan ini guna melaksanakan program empat kementerian yaitu Kementerian Agama, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Dalam Negeri.
Adapun kriteria penilaian yaitu masalah kesehatan di sekolah,
pendidikan kesehatan, kebersihan lingkungan sekolah termasuk WC dan kamar mandi, dan keaktifan kegiatan UKS di sekolah tersebut.
Azmi berpesan bagi sekolah yang mendapat pembinaan dan penilaian ini jangan berharap juara saja tetapi juga dapat lebih mengutamakan kebersihan, dan kenyamanan lingkungan agar anak-anak nyaman belajar, ungkapnya. (Rahmat Hidayat)






