BIREUEN|METRO ACEH – Guna menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pemkab Bireuen juga turut menggelar upacara Penetapan Waktu (Taptu) yang diikuti pejabat daerah dan ratusan pegawai, mahasiswa dan pelajar, di halaman Pendopo Bupati, Minggu (16/8) malam.
Data Metro Aceh peroleh dalam kegiatan rutin setiap tahun itu yang bertindak sebagai Inspektur upacara yaitu Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Yarnes, SH MH diikuti Bupati dan Wakil Bupati, Ir H Mukhlis, ST dan Ir H Razuardi, MT serta Forkopimda, Sekda, dan para asisten juga Kepala SKPK.
Perangkat upacara lainnya yaitu perwira upacara Kapten Inf Ahmad Fauzi, komandan upacara Ipda Rudi Irawan, SE, pembawa obor induk anggota Kodim 0111/Bireuen.
Selanjutnya setelah dilepas oleh Bupati Bireuen, Ir H Mukhlis, ST di depan pintu timur pendopo, ratusan peserta memegang obor terbuat dari bambu buloh itu berjalan kaki diiringi oleh tim drum band Gita Bate Kureng SMPN 1 Bireuen.
Lalu jalan kaki beramai-ramai keliling ke jalan utama dalam pusat Kota Bireuen lewat jalan Andalas, jalan Ramai, jalan Gayo, jalan T Hamzah Bendahara ke arah RSUD dr Fauziah dan balik ke pendopo Bupati.
AKRS di Taman Makam Pahlawan
Selanjutnya selesai upacara Taptu kegiatan dilanjutkan dengan Apel Kehormatan dan Renungan Suci (AKRS) yang berlangsung di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kolonel (Purn) Husein Yusuf dan istrinya Letda (Purn) Ummi Salmah di Gampong Geulumpang Payong, Kecamatan Jeumpa.
Dandim 0111/Bireuen, Letkol Inf Didik Sukayat, SIP.,MIP bertindak sebagai Inspektur upacara dalam kegiatan diikuti Bupati dan Wakil Bupati, Ir H Mukhlis, ST dan Ir H Razuardi, MT, para Forkopimda, Sekda dan Kepala SKPK, TNI-POLRI.
Catatan Metro Aceh seperti di ketahui, Kolonel (Purn) Husein Yusuf adalah Mantan Panglima Divisi X Komandemen Sumatera Langkat dan Tanah Karo bermarkas di Kota Juang (Pendopo Bupati Bireuen).
Disamping utara juga ada makam istrinya Letda (Purn) Ummi Salmah bertugas sebagai perwira intelijen Gubernur Militer Aceh dan Ketua Pitri (Persatuan Istri Tentara Republik Indonesia) Wilayah Aceh dan sebagai salah satu penyiar Radio Rimba Raya yang siarannya sampai ke mancanegara. (Rahmat Hidayat)






