BIREUEN|METRO ACEH-Puluhan korban luka ringan, luka berat dan meninggal dunia saat bencana hidrometeorologi yang melanda berbagai penjuru Kabupaten Bireuen akhir November lalu, kembali menerima santunan tahap II yang diserahkan Bupati Bireuen, Ir H Mukhlis ST di pendopo, Rabu (15/7).
Prosesi penyerahan turut dihadiri perwakilan Kementerian Sosial, Indra, Plt Kadis Sosial Bireuen dan beberapa pejabat terkait, serta penerima program bantuan pemerintah ini. Termasuk, para ahli waris korban meninggal dunia dalam musibah tersebut.
Informasi yang diperoleh Metro Aceh menyebutkan, untuk tahap II ini santunan diberikan bagi 19 korban luka berat/ringan dan 13 ahli waris korban meninggal dunia. Ahli waris korban meninggal dunia menerima santunan Rp15.000.000 per orang, sedang korban luka berat/ringan menerima santunan Rp5.000.000 per penerima. Penyerahan bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam membantu masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Bireuen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam laporannya, Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bireuen, Dr. Alfian, M.Pd., menyampaikan bahwa penyaluran santunan tahap II dilakukan setelah melalui proses verifikasi dan validasi yang panjang. Menurutnya, pada tahap pertama masih terdapat sejumlah data yang belum dapat disalurkan karena proses pencarian korban maupun kelengkapan administrasi yang belum terpenuhi.
Ia menjelaskan bahwa penetapan penerima bantuan dilakukan secara cermat melalui verifikasi lapangan yang melibatkan pemerintah gampong, aparatur kecamatan, serta tim medis untuk memastikan kategori korban, baik luka berat maupun luka ringan, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Selain itu, ia berharap dukungan pemerintah pusat terhadap penanganan dampak bencana di Kabupaten Bireuen dapat terus berlanjut. Pemerintah Kabupaten Bireuen, lanjutnya, terus berupaya menyediakan data yang akurat sebagai dasar penyaluran berbagai bentuk bantuan kepada masyarakat terdampak, sesuai arahan Bupati agar pelayanan kepada korban bencana terus dioptimalkan.
Dalam arahannya, Bupati Bireuen menyampaikan bahwa seluruh bantuan yang disalurkan pemerintah pusat diberikan sepenuhnya kepada masyarakat yang berhak menerimanya berdasarkan data yang telah diverifikasi oleh pemerintah daerah.
Bupati menjelaskan bahwa dampak bencana hidrometeorologi tidak hanya menimbulkan korban jiwa, tetapi juga merusak sektor pertanian, tambak, permukiman, dan perekonomian masyarakat. Oleh karena itu, setiap bantuan yang diterima memiliki arti penting dalam membantu proses pemulihan kehidupan masyarakat.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap bersabar dan berdoa agar proses penanganan pascabencana dapat berjalan dengan baik. Menurutnya, pemerintah pusat terus memberikan perhatian terhadap daerah terdampak, meskipun bencana serupa juga terjadi di beberapa provinsi lain yang membutuhkan penanganan secara bersamaan.
“Semoga masyarakat yang belum menerima bantuan dapat segera memperoleh haknya sesuai proses yang sedang berjalan. Pemerintah akan terus berupaya memaksimalkan penyaluran bantuan, dan kita berharap bersama-sama dapat bangkit dari musibah ini,” ujarnya.
Melalui penyaluran santunan tahap II ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak sekaligus mempercepat proses pemulihan pascabencana di Kabupaten Bireuen.
Kegiatan diakhiri dengan penyerahan santunan secara simbolis kepada perwakilan korban luka berat/ringan dan ahli waris korban meninggal dunia, dilanjutkan dengan foto bersama.(Bahrul)






