Pembuat Sertifikat Kilometer Nol Sabang Tahun 2024 Merosot

- Administrator

Sabtu, 14 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembuatan Sertifikat KM0 di pertokoan seputar Tugu Kilometer Nol

Pembuatan Sertifikat KM0 di pertokoan seputar Tugu Kilometer Nol

SABANG|METRO ACEH-Jumlah wisatawan yang membuat sertifikat Kilometer Nol (KM 0) di Kota Sabang mengalami penurunan signifikan pada tahun 2024.

Berdasarkan data dari Dinas Pariwisata Sabang, tercatat sebanyak 12.447 pengunjung yang mengajukan pembuatan sertifikat tersebut. Jumlah ini lebih rendah dibandingkan dengan tahun 2023, yang mencapai 18.416 orang.

Menurut Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Sabang, Murdiana, meskipun penurunan jumlah pengunjung ini cukup besar, sektor pariwisata Sabang tetap memberikan kontribusi yang berarti bagi pendapatan daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada tahun 2024, total Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang diperoleh Kota Sabang dari pembuatan sertifikat KM 0 ini mencapai Rp248.940.000.

Jika dibandingkan dengan tahun 2023, PAD yang diperoleh lebih besar, yaitu sebesar Rp368.320.000. Murdiana mengungkapkan, penurunan jumlah wisatawan ini menunjukkan adanya perubahan tren kunjungan yang perlu diwaspadai.

“Angka ini menunjukkan penurunan yang cukup signifikan dibandingkan tahun lalu. Bahkan pada tahun 2022, permintaan sertifikat melebihi target hingga stok yang tersedia habis dan tidak mencukupi,” ujarnya, Sabtu (22/02).

Pembuatan sertifikat KM 0 ini dapat dilakukan di Kantor Dinas Pariwisata Kota Sabang. Selain itu, Dinas Pariwisata juga bekerja sama dengan berbagai pihak ketiga, seperti Liberti Baru, Teupin Layeu, dan langsung di lokasi KM 0. Proses ini memberikan kemudahan bagi pengunjung untuk mendapatkan sertifikat sebagai bukti telah mengunjungi titik nol kilometer Indonesia.

Biaya pembuatan sertifikat di Kantor Dinas Pariwisata sebesar Rp20.000 per lembar. Sementara itu, jika pembuatan sertifikat dilakukan melalui pihak ketiga, harga yang ditawarkan sedikit lebih tinggi, yaitu antara Rp28.000 hingga Rp30.000 per lembar. Meskipun demikian, harga tersebut masih dianggap wajar oleh wisatawan yang ingin membawa pulang kenang-kenangan dari Sabang.

Dinas Pariwisata Kota Sabang berkomitmen untuk terus berupaya meningkatkan daya tarik wisata daerah. Murdiana menambahkan, pihaknya akan terus melakukan berbagai inovasi untuk menarik lebih banyak wisatawan datang ke Sabang, terutama dalam memperkenalkan keindahan dan potensi alam yang dimiliki kota ini.

Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan kontribusi sektor pariwisata dapat meningkat, tidak hanya dalam jumlah pengunjung tetapi juga dalam peningkatan PAD Kota Sabang. Ke depan, Dinas Pariwisata akan terus memperkuat promosi wisata dan memperbaiki fasilitas yang ada guna mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.[red]

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sekdako Sabang Harapkan JCH Tetap Jaga Kesehatan
Peringatan Otda ke 30, Akselerasi Layanan Publik dan Reformasi Birokrasi di Sabang
Pariwisata Sabang Jadi Sumber Ekonomi Masyarakat
Keindahan Bawah Laut Sabang Jadi Primadona Wisata
Diskominfo Sabang Corong Utama Pemerintah Kota
DPRK dan Pemko Sabang Satu Langkah Bangun Kemandirian Pangan Kepulauan
Wakil Wali Kota Sabang Pimpin HLM TPID 2026, Fokus Jaga Stabilitas Harga Jelang Ramadhan
Tiga Qari-Qariah Sabang Perkuat Kafilah Aceh di MTQ Nasional 2026

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 00:38 WIB

Sekdako Sabang Harapkan JCH Tetap Jaga Kesehatan

Selasa, 5 Mei 2026 - 00:36 WIB

Peringatan Otda ke 30, Akselerasi Layanan Publik dan Reformasi Birokrasi di Sabang

Selasa, 5 Mei 2026 - 00:35 WIB

Pariwisata Sabang Jadi Sumber Ekonomi Masyarakat

Selasa, 5 Mei 2026 - 00:31 WIB

Keindahan Bawah Laut Sabang Jadi Primadona Wisata

Kamis, 30 April 2026 - 00:05 WIB

Diskominfo Sabang Corong Utama Pemerintah Kota

Berita Terbaru

NANGGROE

Stok Hewan Qurban di Bireuen Aman

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:42 WIB

NANGGROE

DPMPTSP Bireuen Gelar Forum Konsultasi Publik

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:40 WIB

NANGGROE

Jembatan Duplikasi Kutablang Mulai Dipasang Girder 30 Meter

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:38 WIB

NANGGROE

Harkitnas ke-118 Digelar Pemkab Bireuen Khidmat

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:29 WIB

NANGGROE

Dua Rumah Terbakar di Keude Matang Geulumpang Dua

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:27 WIB