Potensi Melinjo Pidie Anjlok

- Administrator

Selasa, 6 November 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIGLI METROACEH.COM-Produktifitas ragam bahan makanan olahan melinjo yang menjadi komoditas unggulan Kabupaten Pidie, dilaporkan merosot drastis dan berdampak besar terhadap perekonomian rakyat di wilayah itu. Sehingga butuh penanganan serius pemkab setempat, untuk memberdayakan kembali potensi sektor ini.

Akibat kondisi buruk tersebut, muncul inisiasi Dr Ir Fauzi Harun M.Si membentuk Tim Inisiator Pengembangan Melinjo (TIPM). Supaya dapat terus mempertahankan bisnis ekonomi rakyat ini, serta meningkatkan potensinya sebagai produksi unggulan yang dipasarkan ke seluruh Indonesia, hingga mancanegara dan menjadi komoditas ekspor.

“Potensi Melinjo dan produksinya benar-benar menurun drastis, padahal usaha kecil masyarakat ini merupakan penyangga ekonomi rakyat di Pidie. Home idustri dan penyebaran pemasaran, sampai kini belum terdata dengan valid,” sebut Fauzi kepada Metro Aceh, Senin (5/11) saat ditemui di kantor bupati setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia mengaku, untuk membangkitkan kembali gairah ekonomi sektor ptoduksi Melinjo, dia bersama beberapa perwakilan Duek Pakat Pengembangan Melinjo Pidie. Ingin menyampaikan gagasan tersebut kepada bupati, guna disikapi oleh pemerintah daerah.

Pada kesempatan itu, selain dari beberapa orang TIPM. Kedatangan Fauzi dkk juga didampingi perwakilan duek pakat pengembangan melinjo. Serta beraudiensi dengan Bupati Pidie, Roni Ahmad alias Abusyik.

TIPM Pidie yang hadir yakni Rauna Mahfud S.Sos, Bahagia Bakhri, Nadri Hamzah S.Sos, Muhammad S.Hut, dan Tgk Adnan Ubat. Lebih lanjut, Dr. Ir Fauzi Harun menjelaskan bahwa tanaman Melinjo, itu salah satu tanaman endemik yang tumbuh di Pidie, dan telah dimanfaatkan secara turun temurun di kalangan masyarakat. Artinya, tanaman Melinjo itu tumbuh dengan sendirinya di Pidie, bukan ditanam secara khusus.
Namun sejalan dengan waktu, potensi dan produksi Melinjo terus terjadi penurunan. Setiap Minggu kata dia, sebanyak Delapan Ton, biji Melinjo masuk ke Kota Beureunuen, Kabupaten Pidie dipasok dari daerah lain.

“Ini salah satu indikasi stok biji Melinjo asal Pidie sudah menurun. Sehingga, sedikitnya delapan ton melinjo masuk ke Beureunun dari daerah lain. Ini data keterangan pedagang, bukan hasil riset kami,” sebutnya.

Abusyik dengan tegas menyatakan siap mendukung upaya penyelamatan bisnis melinjo. Terutama produk emping melinjo yang sudah menjadi konsumsi publik di seluruh penjuru dunia. Dia mengaku, pemerintah daerah sepenuhnya menerima rekomendasi TIPM. Malahan, Abusyik meminta segera dilaksanakan namun harus sesuai dengan aturan, serta ketentuan yang berlaku.

Selaku orang nomor satu di wilayah itu, Abusyik langsung mengarahkqn TIPM, menindaklanjuti rencana ini dengan Asisten II H Mahdan, SE MSi. Mengingat, program tersebut penting untuk terlaksana secepatnya sehingga memberikan solusi terbaik. Terutama, menyusun langkah strategis supaya tujuan benar-benar tercapai seperti perencanaan.

“Kami meminta supaya pengembangan produktifitas Melinjo ini, harus sesuai dengan aspek sosial, hukum dan perundang-undangan. Sehingga, semua problematika yang ada dapat terselesaikan,” ujarnya. (MA 13)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

24 MIN di Bireuen Sembelih 70 Hewan Kurban
Satlantas Turunkan 12 Personil Atur Lalin Jalur Bailey Awe Geutah
Tim Satgas Pangan Tinjau Harga Daging dan Ikan di Lapak Meugang
Harga Daging Meugang Kecil di Bireuen 180 Ribu
Mulai Besok Roda Empat dari Banda Aceh Lewat Baeley Awe Geutah
Warga Antusias Serbu Pasar Murah
Pemkab Bireuen Gelar Sabtu dan Minggu Bugar di GOR Geulumpang Payong
Pemkab Bireuen Land Clearing Dua Lokasi Huntap Komunal di Krueng Simpo

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:32 WIB

24 MIN di Bireuen Sembelih 70 Hewan Kurban

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:30 WIB

Satlantas Turunkan 12 Personil Atur Lalin Jalur Bailey Awe Geutah

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:28 WIB

Tim Satgas Pangan Tinjau Harga Daging dan Ikan di Lapak Meugang

Senin, 25 Mei 2026 - 16:15 WIB

Harga Daging Meugang Kecil di Bireuen 180 Ribu

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:04 WIB

Warga Antusias Serbu Pasar Murah

Berita Terbaru

Ketua K2M MI Bireuen, Mudassir, SAg MAg.

NANGGROE

24 MIN di Bireuen Sembelih 70 Hewan Kurban

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:32 WIB

Tim Satgas Pangan meninjau lokasi penjualan daging meugang hari raya Idul Adha 1447 H di jalan Eks Kereta Api, Gampong Bandar Bireuen, Kecamatan Kota Juang, Selasa (26/5) pagi.

NANGGROE

Tim Satgas Pangan Tinjau Harga Daging dan Ikan di Lapak Meugang

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:28 WIB

Pedagang daging musiman menjual daging segar hari meugang pertama di Jalan Eks Rel Kereta Api depan Meunasah Kota Bireuen, Senin (25/5) pagi

NANGGROE

Harga Daging Meugang Kecil di Bireuen 180 Ribu

Senin, 25 Mei 2026 - 16:15 WIB