Pemkab Siapkan Rumah, Pengungsi Banjir di Cot Gapu Menolak

- Administrator

Jumat, 13 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertemuan pers di Gazebo Pendopo Bupati Bireuen, Jum'at (13/3) malam

Pertemuan pers di Gazebo Pendopo Bupati Bireuen, Jum'at (13/3) malam

BIREUEN|METRO ACEH-Kendati Pemerintah Kabupaten Bireuen telah menyahuti harapan penyintas bencana banjir, yang mengungsi dan mendirikan tenda di Kantor Bupati untuk mendapat hunian layak menjelang hari raya Idul Fitri 1447 H, namun warga ini tiba-tiba berubah fikiran serta menolak mentah-mentah inisiatif tersebut.

Hal ini dikemukakan Pj Sekdakab, Hanafiah SP CGCAE saat menggelar temu pers di Gazebo Pendopo Bupati Bireuen, Jum’at (13/3) malam. Menurutnya, semula sejumlah korban banjir yang sejak kemarin mendirikan tenda dan menetap di halaman Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen, meminta agar dicarikan rumah agar lebih nyaman saat merayakan lebaran Idul Fitri.

“Kamis malam kami bersama bapak Bupati, telah bertemu dengan saudara-saudara kita korban banjir yang mengungsi, mereka ingin mendapatkan rumah layak huni di sekitaran Bireuen. Hari ini, kami cari dan ditemukan rumah sangat layak, lengkap dengan semua fasilitas di atas standar, namun belakangan pengungsi itu menolak, alasannya tetap akan bertahan hingga ada kejelasan Huntap,” jelas Hanafiah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia mengaku heran, mengapa tiba-tiba sikap para penyintas banjir itu berubah drastis dan menolak upaya Pemkab Bireuen. Sehingga, terkesan ada sesuatu yang aneh. Meskipun lokasi pendirian tenda ini berada di kawasan administrasi pemerintahan, namun karena pertimbangan kemanusiaan dan pengungsi tersebut memilih menetap di kawasan ini, maka pihaknya mengikuti keinginan warga memilih tinggal di lokasi itu.

“Meski tak dibenarkan mendirikan tenda dan menetap di komplek kantor pemerintahan, tapi kami ingin menangani masalah ini secara humanis, jadi kita ikuti saja keinginan pengungsi ini,” ujarnya.

Pj Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Bireuen, Doli Mardian menambahkan, pihaknya terus melakukan berbagai upaya penanganan pasca banjir dengan sebaik-baiknya. Bahkan, selalu menyupkai kebutuhan bahan makanan pokok yang dibutuhkan.

“Sejak awal bencana hingga saat ini, kami terus melakukan berbagai upaya terbaik agar korban banjir tertangani. Tapi, semua usaha penanganan butuh waktu dan berproses,” tambahnya.

Doli menandaskan, segala proses yang kini dilakukan pemerintahan pusat dan daerah, masih berjalan dan diawasi ketat sesuai mekanisme berlaku. Termasuk, tahapan pembangunan Hunian Tetap (Huntap) yang sedang berproses. (Bahrul)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Antisipasi Ancaman Banjir Bupati Pimpin Pembersihan Kawasan Aliran Sungai Krueng Beukah
Bupati Buka Lomba Kualifikasi Best of The Best Sempoa Se-Aceh 2026
Proyek Kampung Nelayan Belum PHO
Jembatan Bailey Kutablang Maintenance Lagi, Jalur Lalulintas Lewat Awe Geutah
45 Ketua Regu dan Ketua Rombongan Haji Ikuti Pembekalan, Ini Jadwalnya
Wakil Bupati Bireuen sambut Juara AKSI 2026
Pembangunan Bireuen Fokus Menangani Pemulihan Pasca Bencana
Tgk Habibi Bangkitkan Kembali Semangat Ribuan Penyintas Banjir di Bireuen

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 12:35 WIB

Antisipasi Ancaman Banjir Bupati Pimpin Pembersihan Kawasan Aliran Sungai Krueng Beukah

Minggu, 12 April 2026 - 12:22 WIB

Bupati Buka Lomba Kualifikasi Best of The Best Sempoa Se-Aceh 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 19:02 WIB

Proyek Kampung Nelayan Belum PHO

Jumat, 10 April 2026 - 17:58 WIB

Jembatan Bailey Kutablang Maintenance Lagi, Jalur Lalulintas Lewat Awe Geutah

Kamis, 9 April 2026 - 19:34 WIB

45 Ketua Regu dan Ketua Rombongan Haji Ikuti Pembekalan, Ini Jadwalnya

Berita Terbaru

Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Gampong Kuala Raja, Kecamatan Kuala, Kabupaten Bireuen telah memiliki pabrik es portabel, gudang beku portabel dan ragam bangunan lainnya, Sabtu (11/4) pagi.

NANGGROE

Proyek Kampung Nelayan Belum PHO

Sabtu, 11 Apr 2026 - 19:02 WIB