Pembangunan Asrama Dayah di Sabang Belum Rampung, DPRK Soroti Laporan Fisik

- Administrator

Kamis, 12 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panitia Khusus (Pansus) II Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Sabang saat berada di Asrama Putra Dayah Al Mujaddid

Panitia Khusus (Pansus) II Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Sabang saat berada di Asrama Putra Dayah Al Mujaddid

SABANG|METRO ACEH-Panitia Khusus (Pansus) II Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Sabang menemukan bahwa pembangunan dua unit Asrama Putra Dayah Al Mujaddid yang sebelumnya dilaporkan rampung 100 persen, ternyata belum selesai secara fisik.

Temuan ini diperoleh dalam kunjungan lapangan tim pansus bersama dinas terkait, dan sudah disampaikan dalam pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Sabang Tahun Anggaran 2024-2025.

Anggota Pansus II, Muhammad Ridwan, menjelaskan bahwa berdasarkan dokumen LKPJ, proyek lanjutan pembangunan asrama dayah senilai Rp 1,52 miliar telah dinyatakan selesai 100 persen sesuai dengan addendum kontrak. Namun, kondisi lapangan menunjukkan sebaliknya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tim pansus menemukan masih ada item pekerjaan yang belum dikerjakan, seperti pemasangan lantai granit dan pintu kayu panel. Akibatnya, bangunan belum bisa difungsikan sebagaimana mestinya,” ujar Ridwan, Rabu (21/5/2025).

Lebih lanjut, hasil klarifikasi dengan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Sabang mengungkapkan bahwa dari dua unit bangunan yang dibangun, hanya satu unit yang berdiri di atas tanah milik Pemerintah Kota Sabang. Sementara unit lainnya berada di atas tanah yang bukan aset pemerintah daerah.

“Ini berpotensi menimbulkan persoalan dalam penatausahaan aset. Bangunan tidak bisa dicatat sebagai aset daerah bila berdiri di atas tanah milik pihak lain,” tambahnya.

Atas dasar tersebut, Pansus II DPRK Sabang merekomendasikan kepada Penjabat Wali Kota Sabang untuk segera melakukan proses negosiasi dan akuisisi terhadap lahan yang belum bersertifikat atas nama pemerintah. Dengan demikian, status kepemilikan tanah bisa diselesaikan secara sah.

Setelah persoalan lahan tuntas, Ridwan menambahkan, barulah Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dapat mengalokasikan anggaran lanjutan guna menyelesaikan pembangunan yang belum rampung.

“Jangan sampai pembangunan ini menjadi sia-sia hanya karena kelalaian administrasi. Kita ingin setiap rupiah yang dibelanjakan benar-benar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Sabang,” tegasnya. (red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kapal Cepat Express Bahari Siap Layani Arus Mudik dan Kujungan Wisatawan ke Sabang
Sabang Musik Talent 2025, Dorong Ekonomi Kreatif dan UMKM Lokal
Wisman Malaysia Jadikan Sabang Pilihan Destinasi Wisata
Wisata Trekking Menyusuri Sejarah dan Alam Sabang
Menarik Wisatawan Lewat HUT Kota Sabang
Menangkap Keindahan Alam dan Budaya Lokal Kota Sabang
Pemuda Sabang Berperan Aktif dalam Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan
Tugu Kilometer Nol Sabang Tutup Sementara untuk Perbaikan Fasilitas

Berita Terkait

Selasa, 17 Juni 2025 - 11:28 WIB

Kapal Cepat Express Bahari Siap Layani Arus Mudik dan Kujungan Wisatawan ke Sabang

Selasa, 17 Juni 2025 - 11:26 WIB

Sabang Musik Talent 2025, Dorong Ekonomi Kreatif dan UMKM Lokal

Selasa, 17 Juni 2025 - 11:24 WIB

Wisman Malaysia Jadikan Sabang Pilihan Destinasi Wisata

Sabtu, 14 Juni 2025 - 02:41 WIB

Wisata Trekking Menyusuri Sejarah dan Alam Sabang

Sabtu, 14 Juni 2025 - 02:37 WIB

Menarik Wisatawan Lewat HUT Kota Sabang

Berita Terbaru

Kaum ibu-ibu Gampong Blang Panjoe, mempersiapkan makanan bagi pengungsi banjir.

NANGGROE

Korban Banjir Tertangani Baik, Bantuan Logistik Lancar

Kamis, 15 Jan 2026 - 09:15 WIB

Ketua Karang Taruna Kabupaten Bireuen, Musnawar SE

NANGGROE

Karang Taruna Kecam Oknum DPRK Bikin Gaduh

Rabu, 14 Jan 2026 - 16:59 WIB

Pertemuan pers di Pendopo Bupati Bireuen, Selasa (13/1) Malam

NANGGROE

Penimbunan Bantuan Dipastikan Isu Hoax

Rabu, 14 Jan 2026 - 16:58 WIB

Keuchik Paya Abo Kecamatan Peusangan

PEMBANGUNAN

DPR RI Jangan Cari Sensasi Penanganan Pasca Banjir Aceh

Selasa, 6 Jan 2026 - 21:32 WIB