BIREUEN|METRO ACEH – Sebagai bentuk rasa syukur atas kelancaran pekerjaan yang dikerjakan. Pihak pelaksana pembangunan jembatan baru atau duplikasi Teupin Mane di jalan nasional Bireuen-Takengon Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, gelar Jumat berkah, Jumat (2/10) siang.
Kegiatan diisi dengan prosesi peusijuk atau tepung tawar oleh Tgk Asnawi Pimpinan Balai Pengajian Abdul Hamid Arasyid Al Aziziyah Gampong Beunyot, dan Tgk Junaidi Pimpinan Dayah Tauthiatul Mutaallimin, Gampong Teupin Mane, Kecamatan Juli.
“Hari ini kami menggelar acara Jumat berkah sebagai wujud rasa syukur dan doa bersama untuk keselamatan para pekerja dari PT PP maupun anggota/mitra kerja kami,” ujar pelaksana lapangan Rizal didampingi Staf GA, David kepada Metro Aceh ditanyai dilokasi.
Disampaikan juga bahwa pihak perusahaan rutin mengadakan kegiatan sosial, khususnya bagi warga di lingkungan sekitar proyek, sebutnya.
Melalui kegiatan Jumat berkah ini harapan dari perusahaan kami berharap agar keselamatan kerja tetap terjaga kedepannya bisa mendapat proyek-proyek lebih banyak lagi serta bisa terlaksana dengan aman dan lancar, ujarnya.
Sementara itu ditanyai terkait kapan jembatan duplikasi Teupin Mane untuk menganti jembatan rangka baja lama yang telah rusak dampak banjir bandang dan tanah longsor terjadi Rabu 26 November 2025 lalu fungsional.
Kata Rizal untuk saat ini belum dibuka karena untuk bisa open traffic jembatan baru ini harus melalui beberapa tahapan seperti uji beban, apabila telah memenuhi syarat baru jembatan bisa dibuka atau fungsional.
Selain itu juga ditanyai Metro Aceh terkait kondisi jalan keluar jembatan pada bagian selatan atau arah Takengon kenapa kondisinya langsung menikung.
“Jalan keluar itu hanya untuk sementara dulu karena setelah proses ganti rugi selesai nanti jalan keluar atau jalan masuk jembatan itu nanti posisinya lurus ke jembatan,” terang Rizal dan David. (Rahmat Hidayat)






