Ombudsman Lanjutkan Laporan Dugaan Inprosedural Eksekusi Cambuk

- Admin

Sabtu, 23 November 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN|METRO ACEH-Ombudsman RI Perwakilan Aceh, dikabarkan terus melanjutkan laporan dugaan penyimpangan atas pelaksanaan eksekusi cambuk di Bireuen beberapa waktu lalu.

Informasi yang diperoleh Metro Aceh menyebutkan, lembaga itu telah memanggil para terlapor serta sejumlah instansi terkait di Aceh, guna menindaklanjuti persoalan tersebut. Dalam surat bernomor 0115/SRT/104.2019/BNA-NB/XI/2019, Ombudsman RI diketahui mengundang Kadiv Pelayanan Hukum dan HAM Kantor Wilayah (Kanwil) Hukum dan HAM Propinsi Aceh, Asisten Pengawas Kejati Aceh, Ka Biro Hukum Pemerintah Aceh, Kasat Pol PP & WH Pemprov Aceh, Hakim Pengawas Mahkamah Syar’iah Kabupaten Bireuen, Kajari Bireuen serta Kasat Pol PP & WH Kabupaten Bireuen.

 

Para pihak tersebut diundang untuk rapat koordinasi, Kamis (21/11) terkait laporan masyarakat yang diadukan oleh kuasa hukum terpidana cambuk atas nama NZ (48) warga Kuta Alam, Banda Aceh yang dieksekusi di halaman Mesjid Agung Bireuen, Jum’at 4 Oktober lalu.

Karena prosesi uqubat cambuk ini dinilai mengangkangi Pergub Aceh Nomor 5 tahun 2018, maka NZ melapor para eksekutor ke Ombudsman RI, agar pelaksanaan eksekusi hukuman syariat Islam di bumi Aceh ini, dimasa mendatang dapat dilakukan sesuai prosedur dan aturan yang berlaku. Selain itu, Ombudsman juga dikabarkan telah memintai keterangan ahli, terkait masalah ini.

Kendati beberapa kalangan di Bireuen meragukan kredibilitas Ombudsman RI, dalam menindaklanjuti laporan kasus ini. Karena berhadapan dengan lembaga penegak hukum, namun tersiar kabar bahwa hasil rapat koordinasi itu segera diplenokan dalam waktu dekat, untuk menentukan rekomendasi atas gugatan terpidana cambuk wanita ini.

 

Kuasa Hukum NZ, M Ari Syahputra SH kepada awak media ini mengaku, pihaknya sangat mengharapkan supaya Ombudsman RI dapat bersikap objektif dalam menangani laporan itu. Sehingga, persoalan serupa tidak terulang dimasa mendatang.

M Ari Syahputra menandaskan, kliennya membuat laporan tersebut juga bertujuan untuk mengingatkan para eksekutor, agar dapat menaati aturan dalam melakukan eksekusi, serta tidak semena-mena saat menerapkan hukum syariat Islam di Aceh, khususnya di Kabupaten Bireuen.

“Tidak ada keinginan kami mendiskreditkan lembaga penegak hukum, namun hanya untuk mengingatkan agar penerapan hukuman syariat Islam, harus benar-benar sesuai aturan yang berlaku. Termasuk, harus mengikuti Pergub Aceh yang mengatur tatacara eksekusi. Semoga ini menjadi pengalaman berharga bagi kita semua,” ungkapnya.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Aceh, Dr Taqwaddin SH yang dikonfirmasi via selulernya terkait persoalan itu mengaku, pihaknya sudah menggelar rapat koordinasi bersama guna membahas masalah ini.

Melalui pesan singkat WhatsApp yang diterima awak media ini, Taqwaddin menjelaskan rapat tersebut digelar Kamis 21 November 2019, dengan dihadiri pihak Kejati Aceh, Satpol PP WH Aceh, Kumham Aceh, Biro Hukum Setda Aceh, Kejari Bireuen dan Satpol PP WH Bireuen.

“Insya Allah dalam minggu depan ini, tim Ombudsman RI Aceh akan rapat untuk menyimpulkan ada atau tidaknya maladministrasi,” tulisnya melaui pesan aplikasi WhatsApp. (Bahrul)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel www.metroaceh.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satreskrim Amankan Satu Pelaku dan Dua Mobil Tangki Dimodifikasi
Satreskrim Bekuk Mantan Supir Pribadi Kuras Saldo Majikan 585 Juta Lebih
Bunda Literasi Lima Kabupaten Antusias Hadiri Pekan Literasi Daerah di Dispusip Bireuen
Kapolres bersama Wabup dan Forkopimda Musnahkan 29.845,92 Gram Narkotika
Mahkamah Agung Kabulkan PK, Amry Pelawi Dibebaskan Dari Dakwaan Kasus Pembuatan Profil Desa dan Website di Karo
Siswa SMP Sukma Jadi Korban Bully Orang Tua Lapor Polisi
Satresnarkoba Ringkus Enam Pengedar Sabu
Jaksa Geledah Kantor Satpol PP & WH Bireuen

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Satreskrim Amankan Satu Pelaku dan Dua Mobil Tangki Dimodifikasi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Satreskrim Bekuk Mantan Supir Pribadi Kuras Saldo Majikan 585 Juta Lebih

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Bunda Literasi Lima Kabupaten Antusias Hadiri Pekan Literasi Daerah di Dispusip Bireuen

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Kapolres bersama Wabup dan Forkopimda Musnahkan 29.845,92 Gram Narkotika

Rabu, 30 September 2026 - 14:00 WIB

Mahkamah Agung Kabulkan PK, Amry Pelawi Dibebaskan Dari Dakwaan Kasus Pembuatan Profil Desa dan Website di Karo

Berita Terbaru

Desk Pemeriksaan Data Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) berlangsung mulai dari hari Senin s.d Kamis (26-29/10) di Aula Diskominsa Kabupaten Bireuen.

NANGGROE

Perkuat SDPDN, Pemkab Bireuen Gelar Desk Pemeriksaan Data SKPK

Selasa, 27 Okt 2026 - 12:21 WIB

Bupati Bireuen, Ir H Mukhlis ST dan Wakil Bupati Bireuen, Ir H Razuardi MT meninjau aliran Krueng Leubu yang dipacu kegiatan normalisasi, Senin (26/10)

NANGGROE

Bupati Tinjau Percepatan Normalisasi Krueng Leubu

Senin, 26 Okt 2026 - 23:14 WIB

Kapolres Bireuen, AKBP Yulhendri, SH.,SIK.,SPsi.,MIK menyematkan pita tanda operasi kepada perwakilan petugas, di Mapolres, Senin (26/10) pagi.

NANGGROE

Polres Bireuen Gelar Operasi Patuh Seulawah 14 Hari

Senin, 26 Okt 2026 - 15:45 WIB