Jalan Protokol Kota Disesaki PKL Bupati Bireuen Tutup Mata

- Administrator

Senin, 27 Agustus 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN|METRO ACEH.COM-Meskipun kondisi ruas jalan protokol Kota Bireuen, kini semakin sembraut dan disesaki oleh pedagang kaki lima (PKL). Namun, bupati maupun instansi terkait seolah tak perduli dengan masalah tersebut.

Sejumlah warga Bireuen kepada Metro Aceh, Senin (27/8) menuturkan. Kondisi tata kota kini semakin memprihatinkan, akibat menjamurnya PKL yang menggelar dagangan secara serampangan. Bahkan, ruas jalan protokol ikut “dikuasai” seenaknya oleh para PKL.
Seperti pemandangan di kawasan Tugu Kota Juang, serta di depan Toko Jelita Perabot. Puluhan meter ruas jalan, kini sudah menjadi pasar dadakan, sehingga menyebabkan penyempitan badan jalan, serta menambah kesan kumuh di pusat Kota Bireuen.
Warga mengaku heran, kendati PKL ini menyerobot trotoar dan sebagian badan jalan protokol, tapi dibiarkan saja tanpa ditanggapi sedikitpun,”Saya heran mengapa kondisi sembraut ini terus dibiarkan terjadi, tanpa ada kepedulian dari pemerintah daerah. Mengapa bupati tutup mata dan berdiam diri, terhadap persoalan ini,” ungkap Muhammad Amin warga Bireuen dengan nada kesal.
Pendapat serupa dikemukakan Keuchik Bandar Bireuen, Adnan Adam. Dia mengaku, selaku perangkat desa dirinya sudah berulangkali melarang pedagang, berjualan di kawasan jalan protokol. Tapi larangan tersebut, tak pernah diindahkan oleh PKL. Bahkan, sejumlah pemilik toko yang usaha mereka ditutupi oleh PKL ini, sering melapor kepadanya.
“Kami telah menyampaikan masalah ini ke pak camat, malah sudah beberapa kali duduk guna menyikapi persoalan tersebut. Termasuk untuk membentuk panitia dalam waktu dekat,” jelasnya.
Adnan menandaskan, seharusnya Satpol PP turun tangan, mengatasi kondisi ini. Bahkan, dia mendesak pihak Forkopimda juga turut merespon persoalan tersebut. Mengingat, lokasi itu merupakan ibukota kabupaten, yang menjadi tanggungjawab bersama para pejabat daerah.
Kabag Humas Setdakab Bireuen, Farid Maulana SE MSM atas nama Pemkab Bireuen, saat dikonfirmasi mengatakan akan segera melaporkan masalah itu ke bupati. Dia berjanji menindaklanjuti keluhan masyarakat ini.
“Akan saya laporkan ke Bupati tentang keluhan ini, supaya dapat disikapi secara arif dan bijaksana,” sebut Farid (MA 01)
Facebook Comments Box

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

Pengcab Forki Gelar Buka Puasa Bersama
Kapal Expres Bahari Layani Mudik Gratis
MTC Ina Bireuen Salurkan Bantuan Ke Panti Asuhan
Safari Ramadhan, H Mukhlis Salurkan Bantuan
Pengurus AMSI Aceh Dilantik
Beasiswa Santri Berprestasi Diluncurkan
Koalisi Muda DemRes Kutuk Oknum PPK
Tanggul Jebol Pasokan Air Bersih Terganggu

Berita Terkait

Sabtu, 6 April 2024 - 23:00 WIB

Pengcab Forki Gelar Buka Puasa Bersama

Minggu, 31 Maret 2024 - 19:56 WIB

Kapal Expres Bahari Layani Mudik Gratis

Minggu, 24 Maret 2024 - 23:57 WIB

MTC Ina Bireuen Salurkan Bantuan Ke Panti Asuhan

Minggu, 17 Maret 2024 - 14:55 WIB

Safari Ramadhan, H Mukhlis Salurkan Bantuan

Sabtu, 9 Maret 2024 - 17:29 WIB

Pengurus AMSI Aceh Dilantik

Senin, 19 Februari 2024 - 18:59 WIB

Beasiswa Santri Berprestasi Diluncurkan

Sabtu, 10 Februari 2024 - 17:13 WIB

Koalisi Muda DemRes Kutuk Oknum PPK

Sabtu, 27 Januari 2024 - 14:57 WIB

Tanggul Jebol Pasokan Air Bersih Terganggu

Berita Terbaru

illustrasi

HUKUM & KRIMINAL

Polisi Tangani Kasus Pencabulan Anak Yatim di Peudada

Kamis, 18 Apr 2024 - 15:29 WIB

Ilustrasi

HUKUM & KRIMINAL

Kakek Bejat Diduga Cabuli Anak Yatim

Rabu, 17 Apr 2024 - 21:54 WIB

POLITIK

H Mukhlis Ajak Warga Rawat Persaudaraan

Senin, 15 Apr 2024 - 23:11 WIB

POLITIK

H Mukhlis Siap Wujudkan Harapan Rakyat

Jumat, 12 Apr 2024 - 21:43 WIB

NANGGROE

Pengcab Forki Gelar Buka Puasa Bersama

Sabtu, 6 Apr 2024 - 23:00 WIB