BIREUEN|METRO ACEH – Guna mempersiapkan qari-qariah dan hafiz-hafizah yang terbaik, 115 peserta perwakilan dari empat kemukiman mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-38 tingkat Kecamatan Kota Juang.
Kegiatan rutin setiap tahun dan diawali defile peserta itu dibuka langsung Bupati Bireuen, Ir H Mukhlis, ST yang bertempat di halaman Masjid Al Amin Pulo Ara Geudong Teungoh, Rabu (13/10) malam.
Data diperoleh Metro Aceh, cabang diperlombakan yaitu
Tartil Kanak-kanak, tilawah anak-anak, tilawah remaja, tilawah dewasa, qiraat sab’ah murottal remaja, qiraat sab’ah murottal dewasa, golongan 1 juz dan tilawah, golongan 5 juz dan tilawah, golongan 10 juz.
Selanjutnya tafsir quran bahasa Indonesia dan tafsir quran bahasa Inggris, naskah, hiasa mushaf, dekorasi, kotemporer, KTIQ, Fahmil Qur’an, Syahril Qur’an.
Dalam kegiatan itu, guna proses penilaian secara objektif, Camat Kota Juang juga mengukuhkan Dewan Hakim yang diketuai oleh Tgk Marzuki Umar sebagai ketua koordinator dewan hakim.
Ketua panitia Mukhtar Yusuf dalam laporannya mengatakan, Musabaqah ini digelar selama lima hari, diikuti 115 peserta merupakan perwakilan dari 23 gampong dalam kemukiman Bireuen, Keumukiman Geudong, Keumukiman Geulanggang Raya dan Kemukiman Cot Keupula.
“Mereka telah siap berkompetisi secara sehat guna membumikan alquran dan juga menjaring talenta terbaik untuk mewakili Kecamatan Kota Juang ketingkat kabupaten,” jelasnya.
Camat Kota Juang, Saifuddin dalam sambutan mengatakan, MTQ ke-38 ini digelar bertujuan untuk memilih peserta terbaik dicabang lomba masing untuk dapat mewakili Kecamatan Kota Juang mengikuti MTQ tingkat Kabupaten Bireuen akan digelar November 2026.
“Tahun lalu kafilah Kota Juang meraih juara umum dan kita harapkan tahun ini juga dapat mempertahankan juara umum,” harapnya.
Bupati Bireuen, Ir H Mukhlis, ST dalam sambutannnya antara lain memberi apresiasi kepada
Camat, unsur Forkopimcam, peserta MTQ dan seluruh masyarakat atas pelaksanaan MTQ Tingkat Kecamatan Kota Juang Tahun 2026.
Menurutnya, pelaksanaan MTQ Tingkat Kecamatan Kota Juang ini adalah salah satu upaya yang patut diapresiasi. MTQ tingkat kecamatan merupakan upaya berjenjang mencari bibit-bibit potensial untuk dikembangkan dan kelak mewakili Kabupaten Bireuen di jenjang yang lebih tinggi.
“Melalui pelaksanaan berjenjang seperti ini memungkinkan kita untuk melakukan pemetaan dan perencanaan serta pembinaan kegiatan MTQ di tingkat Kabupaten. Dengan demikian kita dapat memproyeksikan prestasi di masa-masa mendatang,” ujarnya.
Bupati berharap ke depan dapat terus dilakukan peningkatan, tidak hanya dari pelaksanaan tetapi juga jumlah peserta dan kualitasnya. Kepada peserta agar mengikuti kegiatan dengan penuh disiplin serta menjunjung tinggi sportifitas.
“Saya juga berharap agar setiap peserta terus berupaya mengembangkan diri dari satu lomba ke lomba lainnya,” pesannya.
Selanjutnya kepada para dewan hakim agar bersikap sportif dalam menentukan juara, sehingga qari dan qariah yang juara benar-benar peserta yang memiliki kualitas guna mewakili Kabupaten Bireuen pada event yang sama di tingkat provinsi dan nasional.
“Kepada semua pihak yang telah memberikan dukungannya, kami mengucapkan terimakasih yang tak terhingga atas semua parsitipasi yang telah diberikan,” ucapnya Bupati Mukhlis. (Rahmat Hidayat)






