Camat Peudada Minta BNPB Verifikasi Ulang Data Rumah Korban Banjir

- Administrator

Selasa, 10 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Camat Peudada Erry Seprinaldi SSTP S.Sos MSi

Camat Peudada Erry Seprinaldi SSTP S.Sos MSi

BIREUEN|METRO ACEH-Sejumlah rumah rusak akibat banjir bandang yang melanda Kecamatan Peudada 26 November 2025, diminta dapat diverifikasi ulah oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), agar data korban terdampak sesuai dan akurat, sehingga masyarakat yang berhak menerima bantuan pemerintah lebih jelas.

Harapan itu disampaikan oleh Camat Peudada, Erry Seprinaldi SSTP S.Sos MSi ditanyai Metro Aceh terkait jumlah rumah terdampak banjir bandang dan tanah longsor atau hidrometereologi akhir November 2025.

Dijelaskan, secara keseluruhan jumlah rusak rusak berat dan hilang, rusak ringan dan rusak sedang total 2.609 dan sebagiannya telah dilakukan proses verifikasi oleh tim Enumerator.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Verifikasi tahap pertama dilakukan oleh tim Enumerator berjumlah 596 unit rumah dan dari jumlah itu 193 rumah rusak ringan (RR), 106 rumah Rusak Sedang (RS), 46 rumah Rusak Berat (RB), satu rumah hilang, serta 250 rumah Tidak Memenuhi Kriteria (TMK), rincinya.

Setelah dilakukan verifikasi beberapa masyarakat yang tidak menerima hasilnya sehingga di masa sanggah tiga hari masyarakat memanfaatkan waktu menyanggah hasilnya karena ada rumah yang rusak berat.

Tiba-tiba berubah jadi rusak ringan, ada rumah rusak sedang jadi tidak memenuhi syarat dikarenakan tim Enumerator baru turun ke gampong setelah beberapa hari bencana terjadi sehingga rumah-rumah masyarakat itu ada yang sudah dibersihkan.

Bagi rumah korban banjir yang hilang dan rusak berat telah diverifikasi dan tidak ada sanggahan dari informasi hari Jumat (6/3) siang ada turun tim dari BNPB melakukan pertemuan di gampong terkait teknis pembangunan rumah Hunian Tetap (Huntap).

Terkait proses sekarang ini, kata Camat Peudada untuk sangahan sudah sampai ke BPBD dan kami lagi menunggu tahapan selanjutnya dari tingkat Kabupaten Bireuen. “Kita berharap segera turun tim melakukan verifikasi ulang semua bukan tahap satu saja tapi ada empat tahap,” ungkap Camat Erry Seprinaldi. (Rahmat Hidayat)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

24 MIN di Bireuen Sembelih 70 Hewan Kurban
Satlantas Turunkan 12 Personil Atur Lalin Jalur Bailey Awe Geutah
Tim Satgas Pangan Tinjau Harga Daging dan Ikan di Lapak Meugang
Harga Daging Meugang Kecil di Bireuen 180 Ribu
Mulai Besok Roda Empat dari Banda Aceh Lewat Baeley Awe Geutah
Warga Antusias Serbu Pasar Murah
Pemkab Bireuen Gelar Sabtu dan Minggu Bugar di GOR Geulumpang Payong
Pemkab Bireuen Land Clearing Dua Lokasi Huntap Komunal di Krueng Simpo

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:32 WIB

24 MIN di Bireuen Sembelih 70 Hewan Kurban

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:30 WIB

Satlantas Turunkan 12 Personil Atur Lalin Jalur Bailey Awe Geutah

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:28 WIB

Tim Satgas Pangan Tinjau Harga Daging dan Ikan di Lapak Meugang

Senin, 25 Mei 2026 - 16:15 WIB

Harga Daging Meugang Kecil di Bireuen 180 Ribu

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:04 WIB

Warga Antusias Serbu Pasar Murah

Berita Terbaru

Ketua K2M MI Bireuen, Mudassir, SAg MAg.

NANGGROE

24 MIN di Bireuen Sembelih 70 Hewan Kurban

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:32 WIB

Tim Satgas Pangan meninjau lokasi penjualan daging meugang hari raya Idul Adha 1447 H di jalan Eks Kereta Api, Gampong Bandar Bireuen, Kecamatan Kota Juang, Selasa (26/5) pagi.

NANGGROE

Tim Satgas Pangan Tinjau Harga Daging dan Ikan di Lapak Meugang

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:28 WIB

Pedagang daging musiman menjual daging segar hari meugang pertama di Jalan Eks Rel Kereta Api depan Meunasah Kota Bireuen, Senin (25/5) pagi

NANGGROE

Harga Daging Meugang Kecil di Bireuen 180 Ribu

Senin, 25 Mei 2026 - 16:15 WIB