BNN dan Lapas Teken MoU Perkuat P4GN di Banda Aceh

- Administrator

Senin, 14 Oktober 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH|METRO ACEH-Guna terus mampu membangun sinergisitas, dalam memerangi narkoba. Khususnya, untuk mengoptimalkan upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di ibu kota Propinsi Aceh. Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Banda Aceh, bersama Lapas Kelas II Banda Aceh menandatangani nota kesepakatan, di Balai Kota Banda Aceh, Senin (14/10).

Memorandum of understanding (MoU) antar kedua lembaga itu, turut difasilitasi oleh Pemko Banda Aceh bersama BNN Propinsi Aceh. Hadir pada kegiatan ini, Walikota Banda Aceh H Aminullah Usman SE Ak MM, serta Kepala BNNP Aceh, Brigjen Pol Faisal Abdul Naser MH. Kesepakatan ini, menjadi komitmen dan tanggungjawab kedua institusi tersebut, untuk memerangi narkoba.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengingat, peredaran gelap narkoba kini modusnya semakin bervariasi, pada lingkungan yang terkesan “aman”. Selain di komplek perumahan, kost-kos an dan lembaga permasyarakatan. Sehingga lahir MoU itu, sebagai wujud target memberantas narkoba di Kutaraja.

Kepala BNNP Aceh, Brigjen Pol Faisal Abdul Naser MH pada kesempatan itu menuturkan, berbagai modus dilakukan oleh pelaku jaringan narkoba. Bahkan, dengan menggandeng wanita atau istri sekalipun, untuk ikut terlibat dalam sindikat mereka. Malahan, beberapa bulan lalu diciduk pegawai Lapas status ASN, ikut melakukan peredaran narkoba.

“Kita berharap, peredaran gelap narkoba di wilayah Kota Banda Aceh, dapat kita minimalisirkan. Termasuk dalam lapas, agar benar-benar terjamin bisa bebas narkoba,” jelas Faisal Abdul Naser.

Kepala Lapas Kelas IIA Banda Aceh, Ridha Ansari A. Md.IP S.H., M.SI menjelaskan, pihaknya sudah mengimplementasi Inpres No.6 tahun 2018, dalam hal pencegahan dengan melakukan cek urine seluruh pegawai Lapas.

Ridha juga menyebutkan, salah satu permasalahan Lapas Banda Aceh saat ini cukup kompleks. Selain kapasitas 350 orang, tetapi penghuni lapas sudah mencapai 700 orang lebih. Parahnya lagi, 549 warga binaan tersebut terjerat kasus narkoba dari 536 kasus. 480 diantaranya kasus sabu dan 69 kasus ganja.

“Kami berharap dan memohon bantuan dari semua pihak, supaya membantu dan mendukung upaya pencegahan narkoba serta pemberdayaan warga binaan,” sebutnya.

Sementara, Walikota Banda Aceh H Aminullah Usman S.E. Ak menyambut gembira kedatangan kedua belah pihak di Balai Kota untuk melakukan penandatanganan Mou ini. Dalam sambutannya, dia mengaku khawatir jika peredaran gelap narkoba makin marak di wilayah itu. Diharapkannya, pendekatan agama disertai program perbaikan ekonomi rakyat, perlu dikedepankan saat ini. Sehingga, pencegahan dan pemberantasan peredaran gelap narkoba di lingkungan masyarakat, dapat terkikis habis.

Di akhir pertemuan penandatangan MoU oleh Kepala BNNK Banda Aceh dan Kepala Lapas Kelas IIA Banda Aceh, disaksikan langsung Walikota Banda Aceh dan Kepala BNNP Aceh. Kemudian, foto bersama untuk mengabadikan momen penting itu. (Bahrul)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jembatan Duplikasi Kutablang Rampung 57 Persen, Lantai Segera di Cor
Hasene Jerman Salurkan Paket Qurban dan Santuni Anak Yatim Bireuen
UNIKI Sembelih 8 Hewan Qurban
Warga Kommes Sembelih 19 Hewan Kurban Bantuan Masyarakat Turkiye
24 MIN di Bireuen Sembelih 70 Hewan Kurban
Satlantas Turunkan 12 Personil Atur Lalin Jalur Bailey Awe Geutah
Tim Satgas Pangan Tinjau Harga Daging dan Ikan di Lapak Meugang
Harga Daging Meugang Kecil di Bireuen 180 Ribu

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:40 WIB

Jembatan Duplikasi Kutablang Rampung 57 Persen, Lantai Segera di Cor

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:08 WIB

Hasene Jerman Salurkan Paket Qurban dan Santuni Anak Yatim Bireuen

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:56 WIB

UNIKI Sembelih 8 Hewan Qurban

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:32 WIB

24 MIN di Bireuen Sembelih 70 Hewan Kurban

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:30 WIB

Satlantas Turunkan 12 Personil Atur Lalin Jalur Bailey Awe Geutah

Berita Terbaru

Tim Basarnas mengerahkan  Landing Craft Rubber (LCR) untuk mencari korban tenggelam di Objek Wisata Pantai Jangka, Kecamatan Jangka, Sabtu (30/5) sore.

PERISTIWA

Anak 12 Tahun Tenggelam di Laut Jangka

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:54 WIB

Plt Kepala SMAN 1 Bireuen, Zulfikri, SAg.,MM.

PENDIDIKAN

SMAN 1 Bireuen Rangking Satu Top 10 Lulus SNBT Se-Aceh

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:07 WIB

Daging kurban dibagikan kepada warga di kampus UNIKI Bireuen, Kamis (28/5) pagi.

NANGGROE

UNIKI Sembelih 8 Hewan Qurban

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:56 WIB