BIREUEN|METRO ACEH – Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen, menggelar rapat tindak lanjut persiapan borang akreditasi Program Studi Ekonomi Syariah (EKOS) sebagai bagian dari upaya memperkuat kesiapan dokumen dan pemenuhan berbagai instrumen akreditasi, Kamis (1/10).
Rapat itu dipimpin Ketua Program Studi Ekonomi Syariah, Siti Fatimah, ME., diikuti oleh unsur terkait di lingkungan FAI UNIKI. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengevaluasi progres persiapan sekaligus membahas langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam penyelesaian dokumen akreditasi.
Dalam rapat, pembahasan diarahkan pada pengecekan kelengkapan data dan dokumen, pemenuhan instrumen akreditasi, pembagian tugas, serta tindak lanjut terhadap bagian-bagian yang masih memerlukan penyempurnaan.
Ketua Prodi EKOS Siti Fatimah, menegaskan bahwa persiapan akreditasi membutuhkan kerja sama dan komitmen seluruh tim agar setiap dokumen dapat disusun secara sistematis dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Persiapan borang akreditasi harus dilakukan bersama-sama, terarah, dan berkelanjutan. Setiap data dan dokumen perlu dipastikan kelengkapannya agar proses penyusunan dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
Sementara itu, Dekan FAI UNIKI Dr Syaripuddin, M.Si., memberi dukungan terhadap proses persiapan akreditasi Prodi Ekonomi Syariah. Akreditasi bukan hanya berkaitan dengan pemenuhan dokumen, tetapi juga menjadi bagian dari upaya peningkatan dan penjaminan mutu program studi secara berkelanjutan.
“Persiapan akreditasi harus menjadi momentum untuk memperkuat budaya mutu di lingkungan Program Studi Ekonomi Syariah. Kita berharap seluruh tim dapat bekerja secara optimal dan saling mendukung,” ungkapnya.
Melalui rapat tindak lanjut ini, FAI UNIKI terus mendorong agar seluruh proses persiapan borang akreditasi EKOS dapat berjalan secara terencana, terukur, dan sesuai target. Upaya itu sekaligus menjadi bagian dari komitmen FAI UNIKI dalam meningkatkan kualitas tata kelola dan mutu pendidikan di lingkungan program studi, pungkasnya. (Rahmat Hidayat)






