BIREUEN|BIREUEN-Peringatan HUT ke 27 Kabupaten Bireuen pada 12 Oktober 2026 mendatang, telah dimulai yang diawali even turnamen sepak bola antar kecamatan yang resmi dibuka Bupati Bireuen, Ir H Mukhlis ST di lapangan terbuka hijau Cot Gapu, Minggu (27/9) sore.
Prosesi pembukaan turnamen sepak bola ini, diawali penampilan Marching Band Gita Bate Kureeng SMPN I Bireuen, sekaligus untuk menambah kemeriahan suasana menandai dimulainya rangkaian peringatan HUT ke 27 Kabupaten Bireuen tahun ini.
Kegiatan tersebut, turut dihadiri Wakil Bupati Bireuen, Sekda, perwakilan Polres Bireuen, Kakanmenag, Kasdim, perwakilan Batalyon, Ketua PSSI, Ketua Harian KONI, Ketua TP-PKK, para Asisten, kepala SKPK dan tokoh olahraga, wasit, pelatih, official, serta seluruh atlet.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Bireuen, Muhammad Al Muttaqim, S.Pd., M.Pd., dalam laporannya menyampaikan bahwa kejuaraan ini diikuti 17 kecamatan dan berlangsung selama 16 hari.
Panitia menerapkan sistem KTP kecamatan, sehingga setiap pemain wajib memiliki identitas kependudukan sesuai dengan wilayah kecamatan yang diwakili. Ketentuan tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung pembinaan dan pengembangan talenta sepak bola di tingkat kecamatan.
Laga perdana berupa play-off mempertemukan Kecamatan Peusangan Siblah Krueng dengan Kecamatan Kuala untuk memperebutkan tiket menuju babak 16 besar. Kejuaraan ini memperebutkan total hadiah sebesar Rp70 juta.
Dalam sambutannya, Bupati Bireuen mengatakan bahwa kejuaraan ini bukan sekadar ajang adu kemampuan, tetapi juga menjadi wadah mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, dan meningkatkan prestasi olahraga daerah.
Ia menyampaikan bahwa olahraga berperan dalam membentuk karakter generasi muda melalui nilai-nilai disiplin, kerja keras, kebersamaan, sportivitas dan semangat pantang menyerah.
“Seluruh pemain, pelatih dan official, agar menjaga sportivitas serta menjunjung tinggi fair play. Hasil pertandingan merupakan bagian kompetisi, sedangkan persaudaraan dan sikap saling menghormati harus tetap dipertahankan,” ungkap H Mukhlis ST.
Prosesi pembukaan ditandai dengan tendangan kehormatan (kick-off) oleh Bupati Bireuen bersama Wakil Bupati, Sekda dan unsur Forkopimda Kabupaten Bireuen.
Usai prosesi pembukaan, laga play-off pertama dimulai dengan mempertemukan tim Kecamatan Peusangan Siblah Krueng dan Kecamatan Kuala untuk memperebutkan tempat di babak 16 besar.
Kejuaraan ini diharapkan dapat melahirkan pesepak bola berbakat dari berbagai kecamatan sekaligus memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat dalam menyemarakkan HUT Bireuen ke-27.(Bahrul)






