BIREUEN|METRO ACEH – Upaya untuk penataan aset dan juga meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pemkab Bireuen mulai melakukan pemasangan plang di sejumlah aset berupa bangunan dan tanah di wilayah Kecamatan Gandapura, Sabtu (26/9) pagi.
Kegiatan dilaksanakan Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagperinkop dan UKM) itu dipimpin langsung oleh Wakil Bupati, Ir H Razuardi, MT didampingi Danyonif 113/Jaya Sakti Letkol Inf Agus Susanto, S.Sos, Kabag Ops AKP Darli, Sekda Ismunandar, MT, Asisten II Mawardi, S.STP.,MSi, Asisten III Zamzami, SPd.,MM, TNI-POLRI, Satpol PP dan WH, Muspika Gandapura, pejabat dinas dan instansi terkait.
Plt Kadisdagperinkop dan UKM Bireuen, Julfikar, SP.,MP yang ditanyai Metro Aceh dilokasi menjelaskan, aset Pemkab Bireuen baik bangunan dan tanah dipasang plang di wilayah Kecamatan Gandapura total 179 plang.
Aset tersebut meliputi plang bangunan 114 plang, dan plang tanah 34 plang. “Pemasangan plang aset di Gandapura ini sebagai pilot projek. Kecamatan lain menyusul setelah dilakukan pendataan,” jelasnya.
Julfikar menambahkan juga bahwa tujuan utama dipasang plat bangunan dan plang tanah ini untuk memperjelas status dan menandai mana saja aset milik Pemkab Bireuen.
Selanjutnya juga sebagai upaya meningkatkan PAD melalui penyesuaian tarif sewa aset tersebut yang sesuai aturan. Bangunan yang masih aktif Hak Guna Bangunan (HGB) berarti bangunan masih punya penyewa dan tanah tetap punya Pemda.
Setelah dipasang plang yang dulu hanya bayar sewa tanah, setelah HGB telah berakhir/mati maka dikenakan biaya sewa bangunan karena sewa tanah lebih murah dari harga sewa bangunan.
Kata Kadisdagperinkop dan UKM saat melakukan proses pembayaran sewanya langsung ke kas negara/daerah melalui rekening Bank Aceh, terang Julfikar.
Sementara itu, Wakil Bupati Bireuen, Ir H Razuardi ditanyai Metro Aceh mengatakan bahwa langkah penyelamatan aset daerah ini dilakukan sesuai aturan pemerintah.
Sejak tahun lalu, Bupati Ir H Mukhlis, ST telah membentuk tim penyelamatan aset dan untuk dokumen serta persiapan telah disusun dan disiapkan selama lebih dari satu tahun.
“Pemasangan plang hari ini adalah bentuk implementasinya yaitu dengan memberikan tanda pada aset-aset milik daerah, tujuannya juga meningkatkan PAD,” sebutnya.
Penataan aset ini juga berlanjut secara beruntun ke kecamatan lain sampai ke Samalanga, dan hasil dari sewa aset Pemda ini nanti langsung disalur ke Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bireuen juga telah dibentuk oleh Pemkab Bireuen, terang Wabup. (Rahmat Hidayat)






