BIREUEN|METRO ACEH – Sebagai edukasi bagi anak usia dini. Yayasan HIFA Education Albiruni menggelar Festival Budaya Ranub Seulason yang diikuti ratusan anak PAUD di Kabupaten Bireuen berkerja sama dengan Balai Pelestarian Kebudayaan Aceh, di Aula Universitas Almuslim, Rabu (12/8).
Keterangan yang disampaikan kepada Metro Aceh, Kamis (20/8) pagi. kegiatan ini sebagai langkah strategis dan inovatif dalam upaya merevitalisasi budaya lokal dan mengembangkan model pendidikan berbasis kearifan lokal berkelanjutan sejak dini.
Program ini diharapkan tidak hanya mampu menjaga keberlangsungan tradisi ranub, tetapi juga menjadi model inspiratif yang dapat direplikasi di berbagai daerah dalam rangka memperkuat pendidikan budaya di Indonesia.
Panitia penyelenggara Rahmiati selaku Ketua HIFA Education Albiruni menyatakan, setiap sekolah PAUD mengirim tujuh peserta didiknya didampingi tiga guru. Seluruh peserta dari perwakilan satuan PAUD diberi waktu selama 180 menit untuk merangkai ranub/sirih dipandu oleh gurunya.
“Kami mengharapkan kegiatan ini menjadi langkah awal bagi anak usia dini dalam mengenal budaya dan tradisi aceh yang hampir punah,” ujarnya.
Panitia mengharapkan setiap satuan PAUD agar memperkenal budaya Aceh bagi anak-anak dengan mengintegrasikan kurikulumnya ke dalam pembelajaran.
Hasil dari festival itu diperoleh sejumlah juara sebagai berikut :
Juara I TK Al-Zanjabil
Juara II TK Lina
Juara III UPTD TKN Madinatun. (Rahmat Hidayat)






