BIREUEN|METRO ACEH – Guru dan 800-san siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Bireuen, larut dalam zikir doa dipimpin langsung oleh beberapa siswa, memperingati Hari Damai Aceh (HDA) ke-21 dilapangan sekolah itu, Jumat (14/8) pagi.
Seperti diketahui Hari Damai Aceh merupakan hari bersejarah bagi masyarakat Aceh yaitu tanda telah berakhirnya konflik yang berkepanjangan menuju perdamaian.
Melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding atau MoU) antara Pemerintah Republik Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) berlangsung di Helsinki, Finlandia, 15 Agustus 2005 silam.
Kepala SMKN 1 Bireuen, Dr Fadhli, MM didampingi Wakil Kepala (Waka) Humas Aminuddin SPd, Waka Sarana, Matra Prihatma Putra SPd, dan Waka Kesiswaaan Fakhrurrazi SPd, serta Waka Kurikulum Khaidir, SPd kepada Metro Aceh usai kegiatan itu menjelaskan.
Kegiatan ini digelar sebagai upaya mengenang sejarah terciptanya perdamaian di Provinsi Aceh dan diharapkan kondisi Aceh senantiasa tetap aman dan damai serta dapat lebih maju dan berkembang ke depannya.
Selain itu juga, SMKN 1 Bireuen hari Sabtu (15/8) menggelar perlombaan menyemarakkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 yang diikuti para guru dan siswa berbagai jurusan di sekolah ini.
Adapun perlombaan tradisional digelar yaitu tarik tambang, main galah panjang, lempar bola pakai lain sarung dan bola estafet untuk guru dan juga siswa-siswi.
Melalui ajang perlombaan ini diharapkan menjadi wadah bagi pimpinan sekolah dan para guru serta anak didik untuk semakin mempererat silaturahmi, rasa kebersamaan, kerja sama, rasa tanggung jawab, kekompakan tim dalam bertanding.
Kepada para juara satu, dua dan juara tiga nantinya kami berikan hadiah hiburan menarik sebagai bentuk apresiasi dari sekolah atas keberhasilan meraih juara lomba memeriahkan Dirgahayu RI, ungkap Kepala Sekolah yang didampingi Wakil Kepala sekolah.
MDA di SMKN 1 Gandapura
Keterangan yang diperoleh Metro Aceh, para guru, siswa SMKN 1 Gandapura, Bireuen, juga menggelar zikir, doa serta tausiah, memperingati Hari Damai Aceh (HDA) ke 21 dan HUT Kemerdekaan RI ke-81, dihalaman sekolah, Jumat (14/8) pagi.
Ketua Panitia Kemerdekaan RI ke-81, SMKN 1 Gandapura, Nurliana, MPd mengatakan zikir, doa, dan tausiah ini rangkaian peringatan HAD ke 21 dan HUT Kemerdekaan RI tahun ini yang bertujuan agar siswa dapat memaknai kemerdekaan, ujarnya.
Kepala SMKN 1 Gandapura, Feri Irawan, SSi MPd, dalam tausiahnya menyampaikan, kemerdekaan tidak semestinya berhenti pada upacara, pengibaran bendera, atau perlombaan tujuh belasan saja.
Kemerdekaan harus diterjemahkan menjadi kesempatan bagi setiap anak
untuk memperoleh pendidikan bermutu, belajar dengan aman, berpikir kritis, berkembang sesuai potensinya, dan memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depannya. (Rahmat Hidayat)






