Suradji Junus Dorong Optimalisasi Lahan Tidur untuk Perkuat Ketahanan Pangan Sabang

- Publisher

Rabu, 11 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rembug KTNA Kota Sabang yang digelar di Aula Dinas Komunikasi dan Informatika setempat, Rabu (11/2/2026)

Rembug KTNA Kota Sabang yang digelar di Aula Dinas Komunikasi dan Informatika setempat, Rabu (11/2/2026)

SABANG|METRO ACEH – Wakil Wali Kota Sabang, Suradji Junus, mendorong Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) agar lebih progresif memanfaatkan lahan tidur melalui penanaman padi gogo dan jagung sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan pangan daerah.

Dorongan tersebut disampaikan saat Rembug KTNA Kota Sabang yang digelar di Aula Dinas Komunikasi dan Informatika setempat, Rabu (11/2/2026). Dalam forum itu, pemerintah kota menekankan pentingnya perubahan pola pikir petani menuju praktik pertanian yang lebih inovatif, kreatif, dan berorientasi pasar.

Menurut Suradji, sektor pertanian di Sabang harus mampu beradaptasi dengan tantangan zaman, termasuk menciptakan produk bernilai tambah agar mampu meningkatkan pendapatan petani. Ia juga meminta jajaran Dinas Pertanian dan Pangan untuk aktif melakukan pendampingan, pengawasan, serta memastikan program berjalan efektif di lapangan.

Rembug KTNA kali ini mengusung tema keadilan ekologi bagi kemandirian pangan dan kesejahteraan petani serta nelayan melalui inovasi dan kolaborasi. Selain menjadi forum konsolidasi organisasi untuk menyusun kepengurusan periode 2025–2030, kegiatan tersebut juga membahas arah program kerja ke depan.

Dalam kesempatan itu, panitia pelaksana menyampaikan pentingnya peran KTNA sebagai penyuluh swadaya sekaligus motor penggerak pembangunan pertanian di Kota Sabang. Organisasi ini dinilai memiliki posisi strategis dalam memperkuat produksi pangan lokal.

Sabang sendiri masih memiliki tingkat ketergantungan pasokan pangan yang tinggi terhadap daratan Aceh. Kondisi tersebut dinilai menjadi tantangan serius, terutama saat terjadi gangguan distribusi akibat bencana atau situasi darurat.

Sementara itu, perwakilan KTNA Provinsi Aceh menyampaikan bahwa transformasi teknologi pertanian yang tengah digalakkan pemerintah pusat perlu dimanfaatkan secara maksimal di Sabang. Optimalisasi lahan tidur dinilai berpotensi menjadikan Sabang tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata bahari, tetapi juga sebagai kawasan agro berbasis komoditas jagung dan tanaman pangan lainnya.[red]

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel www.metroaceh.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekdako Sabang Harapkan JCH Tetap Jaga Kesehatan
Peringatan Otda ke 30, Akselerasi Layanan Publik dan Reformasi Birokrasi di Sabang
Pariwisata Sabang Jadi Sumber Ekonomi Masyarakat
Keindahan Bawah Laut Sabang Jadi Primadona Wisata
Diskominfo Sabang Corong Utama Pemerintah Kota
DPRK dan Pemko Sabang Satu Langkah Bangun Kemandirian Pangan Kepulauan
Wakil Wali Kota Sabang Pimpin HLM TPID 2026, Fokus Jaga Stabilitas Harga Jelang Ramadhan
Tiga Qari-Qariah Sabang Perkuat Kafilah Aceh di MTQ Nasional 2026

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 00:38 WIB

Sekdako Sabang Harapkan JCH Tetap Jaga Kesehatan

Selasa, 5 Mei 2026 - 00:36 WIB

Peringatan Otda ke 30, Akselerasi Layanan Publik dan Reformasi Birokrasi di Sabang

Selasa, 5 Mei 2026 - 00:35 WIB

Pariwisata Sabang Jadi Sumber Ekonomi Masyarakat

Selasa, 5 Mei 2026 - 00:31 WIB

Keindahan Bawah Laut Sabang Jadi Primadona Wisata

Kamis, 30 April 2026 - 00:05 WIB

Diskominfo Sabang Corong Utama Pemerintah Kota

Berita Terbaru

Rektor UIA Paya Lipah Peusangan, Dr Nazaruddin, MA menghadiri kegiatan Koordinasi dan Tinjauan Sistem Penjaminan Mutu bersama Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI di Surabaya.

PENDIDIKAN

UIA Peusangan Masuk 30 PTKIS Pendampingan Akreditasi Unggul

Kamis, 27 Agu 2026 - 20:24 WIB

Asisten I Setdakab Bireuen, Mulyadi, SH.,MM sedang menyampaikan sambutan, Rabu (26/8) pagi.

PENDIDIKAN

20 Pengurus Dayah Ikuti Pelatihan Manajemen Pendidikan Dayah

Rabu, 26 Agu 2026 - 13:23 WIB