BIREUEN|METRO ACEH-Pemerintah secara resmi menyalurkan santunan kematian, bagi ahli waris korban bencana banjir dan longsor di Kabupaten Bireuen. Penyerahan bantuan sosial itu, diserahkan oleh Bupati Bireuen, Ir Mukhlis ST di Gazebo pedopo, Sabtu (14/3).
Santunan diberikan kepada 45 keluarga ahli waris yang keluarganya menjadi korban, saat peristiwa bencana alam itu akhir November 2025 lalu. Masing-masing mendapat Ro 15 juta secara tunai. Dana ini, bersumber dari Kementerian Sosial RI, sebagai bentuk kehadiran negara ditengah masyarakat yang mengalami musibah ini.
Prosesi penyerahan santunan, selain Bupati Bireuen dan tim dari Kemensos RI, acara ini turut dihadiri oleh Pj. Sekda Bireuen, Kepala Dinas Sosial, para Kepala SKPK terkait, serta para camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bireuen
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam arahannya, Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, ST menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada seluruh keluarga korban. Diai berharap, bantuan yang diberikan dapat meringankan beban ekonomi keluarga yang ditinggalkan.
“Setiap musibah yang kita alami, merupakan ujian dari Allah SWT, semoga kita kuat dan tabah. Santunan ini, mudah-mudahan dapat dimanfaatkan dengan baik. Apalagi disaat seperti sekarang, menjelang hari raya tentu banyak kebutuhan,” ujar H Mukhlis.
Dia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Bireuen tetap berkomitmen akan senantiasa berkoordinasi secara intens dengan semua pihak terkait di pusat, guna memastikan agar penanganan pasca bencana benar-benar bisa berjalan sesuai harapan masyarakat.
“Kami tetap memprioritaskan penanganan pasca bencana ini terus berjalan baik, serta seluruh korban mendapat perhatian dan bantuan yang layak, untuk bisa bangkit serta dapat kembali pulih seperti sediakala,” jelasnya. (Bahrul)






