by

Disesalkan, Mesin Pemotong Padi Raib

BIREUEN|METRO ACEH-Mencuatnya isu mesin pemotong padi bantuan dari DPP Partai Golkar bagi kelompok tani di Desa Pandak, Kecamatan Makmur yang hilang dan disewakan, mendapat respon serius H Mukhlis A.Md yang menyayangkan jika hal tersebut benar-benar terjadi.

Ketua DPD II Partai Golkar ini ditemui Metro Aceh, Senin (15/6) malam mengaku, mesin bantuan jenis combine harvester yang diserahkan untuk kelompok tani pada 23 Desember lalu, bertujuan agar meningkatkan ekonomi masyarakat di kawasan desa pedalaman itu. Disamping mendukung program ketahanan pangan nasional.

BACA JUGA :   KPK-RI : Masyarakat Berperan Dalam Pemberantasan Korupsi

Disesalkan, Mesin Pemotong Padi Raib

Dia mengaku sempat kaget, begitu tahu mesin tersebut sudah berpindah tangan dan dikontrakkan ke pihak lain di luar daerah,”Saya mengetahui informasi ini melalui media online, jika berita itu benar maka sangat kita sayangkan. Kami ingin membantu saudara kita para petani, agar dapat meningkatkan usaha ekonomi dan memperoleh penghasilan lebih baik. Tapi apabila disewakan atau sudah dijual, itu hak mereka,” sebut sosok pengusaha muda yang akrap disapa Mukhlis Takabeya.

BACA JUGA :   KPK-RI : Masyarakat Berperan Dalam Pemberantasan Korupsi

Pasalnya sebut dia, setelah diserahkan maka mesin bantuan itu, secara sah jadi milik kelompok tani dan pihaknya tidak bisa mengatur pengelolaannya. Namun, dia hanya berharap bantuan tersebut dapat bermanfaat bagi para petani yang berdomisili di Desa Pandak.

“Kita harap dinas terkait mengasistensi masyarakat, agar setiap bantuan yang disalurkan benar-benar bermanfaat dan efektif dipergunakan, untuk program peningkatan ekonomi rakyat,” pintanya.

BACA JUGA :   KPK-RI : Masyarakat Berperan Dalam Pemberantasan Korupsi

Informasi yang diperoleh Metro Aceh menyebutkan, tahun 2020 lalu DPP Partai Golkar menyalurkan ratusan unit mesin pemotong padi (Combine Harvester Multi Comodity), bagi petani di seluruh tanah air. Termasuk, sejumlah kelompok tani (Poktan) di Kabupaten Bireuen yang menjadi sasaran bantuan aspirasi anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar. (Bahrul)

Comment

News Feed