oleh

Seorang Warga Tewas Dibantai OTK

IKLAN HUT

IKLAN HUT

IKLAN HUT

IKLAN HUT

BIREUEN|METRO ACEH-Masyarakat Dusun Bukit Cerana Gampong I Rhoep Babah Lueng, Kecamatan Simpang Mamplam tiba-tiba digegerkan dengan aksi pembunuhan sadis menjelang tengah malam, Kamis (24/9). Seorang warga dibantai orang tak dikenal (OTK), korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan.

Informasi yang diperoleh Metro Aceh menyebutkan, korban teridentifikasi atas nama Mulyadi alias Wak Lae (45) warga Ie Rhop Babah Lueng. Insiden tersebut, dilaporkan terjadi sekira pukul 23.30 wib ketika suasana di sekitar TKP lagi sepi, karena warga di dusun pedalaman itu sudah tidur.

IKLAN HUT

IKLAN HUT
Parang yang diduga digunakan pelaku dalam mengesekusi korban

Azhari Razali (29) salah satu warga yang tinggal di dekat lokasi kejadian, kepada media ini menuturkan. Ketika peristiwa tragis itu terjadi, dirinya dan warga sekitar TKP sudah tertidur pulas. Namun, sekira pukul 23.45 wib tiba-tiba mereka kaget, karena masyarakat sudah berkerumun dekat jenazah korban yang mengalami luka parah.

Menurutnya, dari informasi yang beredar Wak Lae yang merupakan warga Ie Rhop Babah Lueng, diduga baru saja selesai menempel ban sepeda motor dekat rumahnya, juga membawa nasi bungkus dan belum diketahui hendak kemana. Dia mengaku, saat kejadian itu warga sudah tertidur pulas. Bahkan, warung di depan TKP milik Rosmina telah ditutup.

“Saya tidak tahu persis peristiwa itu, di dusun Bukit Cerana ini biasa aktifitas masyarakat jam 10 malam sudah tak ada lagi. Saya sudah tertidur dan tidak melihat persis kejadiannya. Tiba-tiba saja orang sudah ramai di luar, sekitar pukul 00.00 wib,” jelasnya.

Sejumlah prajurit TNI dan personil kepolisian turun ke TKP

Dia menuturkan, berdasarkan amatannya korban terlihat mengalami luka disekujur tubuh, serta tangan kiri nyaris putus yang diduga akibat tebasan benda tajam. Lalu, kepala korban ditimpuk batu berukuran besar. Tak lama berselang, polisi tiba di lokasi dan melakukan olah TKP.

Namun, hingga berita ini ditulis belum diperoleh keterangan resmi dari pihak kepolisian setempat. Kapolsek Samalanga, AKP Bahrun yang dihubungi via selulernya, mengaku sedang bekerja menangani kasus pembunuhan ini, serta belum dapat memberi keterangan pada awak media. (Bahrul)

IKLAN HUT

IKLAN HUT

IKLAN HUT

IKLAN HUT

IKLAN HUT

IKLAN HUT

Komentar

News Feed