HUT 20 TAHUN BIREUEN

HUT 20 TAHUN BIREUEN

HUT 20 TAHUN BIREUEN

HUT 20 TAHUN BIREUEN

BIREUEN|METRO ACEH-Komunitas seni Rangkang Sastra menyabet Juara I Stan Terbaik Gampong Teater Aceh 2019, yang digelar UPTD Taman Seni dan Budaya Aceh, di Komplek Taman Budaya Aceh, Senin-Rabu (4-6/10).

Even yang terselenggara atas kerjasama dengan Seuramo Teater Aceh (STA) itu, menyedot perhatian ribuan warga Banda Aceh dan sekitarnya, sukses membawa nama baik Kabupaten Bireuen di kancah seni budaya daerah. Keberhasilan tim Rangkang Sastra yang berkomposisi 18 orang itu, tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak yang turut menyokong pendanaan, untuk membiayai kebutuhan perjalanan dan operasional tim seni budaya asal Bireuen ini.

Diantaranya sokongan Ketua Dewan Kesenian Aceh (DKA) Bireuen, H Mukhlis A.Md, anggota DPRA dr Purnama, anggota DPRK Bireuen dari PNA, Suhaimi Hamid dan Aida, Mukhlis Aminullah, DK Banson serta Juang Construction, serta bantuan pengurus Rangkang Sastra.

Dengan mengusung tema bertajuk “The Lost Art”, yakni etika berkesenian yang berorientasi pada Kanoet Bu dan bermuara untuk isi perut, ternyata mampu menuntun tim itu meraih juara I.

Novianti MR seniman Bireuen sekaligus pendiri Rangkang Sastra, kepada awak media ini menuturkan, dirinya merasa bahagia dan bangga atas prestasi yang diraih itu. Dia mengaku, dibalik sukses besar tersebut, ada andil orang-orang Bireuen yang masih perduli terhadap seni budaya daerah, dukungan moril dari berbagai kalangan di wilayah itu.

Kendati tahun 2018 lalu, pihaknya harus absen dalam kegiatan tersebut, akibat tak terdukung pendanaan. Namun, tahun ini mendapat bantuan dari tokoh yang yang peduli perkembangan seni budaya daerah. Sehingga, mampu mempersembahkan prestasi membanggakan.

“Alhamdulillah berkat dukungan dan doa masyarakat Bireuen, kami berhasil meraih hasil terbaik dalam ajang kesenian ini. Insya Allah Desember mendatang, Rangkang Satra mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah Arisan Teater Aceh, sebagai even bergengsi para seniman Aceh, yang memilih ketua baru Seuramo Teater Aceh,” jelas Novianti.

Dia berharap, demi kemajuan seni dan budaya Aceh, semua elemen masyarakat dapat mendukung serta menyukseskan agenda Arisan Teater Aceh, sebagai salah satu wadah seniman daerah. (Bahrul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *