HUT 20 TAHUN BIREUEN

HUT 20 TAHUN BIREUEN

HUT 20 TAHUN BIREUEN

HUT 20 TAHUN BIREUEN

BIREUEN|METRO ACEH-Kepulan asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Riau, terus menyelimuti Kabupaten Bireuen dan sekitarnya. Guna mencegah penyakit infeksi saluran pernafasan akut (ISPA), Dinas Kesehatan bersama Kodim setempat, membagikan ribuan masker bagi para pengendara jalan raya, Senin (23/9).

Informasi yang diperoleh Metro Aceh menyebutkan, asap Karhutla sebenarnya sudah mengepung sebagian besar wilayah Aceh sejak sepekan terakhir. Namun, karena beberapa hari lalu hujan terus mengguyur sehingga kepulan asap berangsur-angsur hilang. Tetapi, karena mulai kemarin hujan tak turun maka sampai hari ini, asap masih terus terlihat mengepul. Sehingga, mengganggu jarak pandang dan pernafasan, akibat polusi udara yang semakin menjadi-jadi.

Dandim 0111/Bireuen, Letkol Inf Zainal Abidin Rambe dan Kadis Kesehatan, dr Amir Addani M.Kes membagi masker kepada pengendara, sebagai bentuk kampanye melindungi masyarakat dari kepulan asap Karhutla yang mengepung wilayah itu.

Kepala Dinas Kesehatan, dr Amir Addani M.Kes kepada awak media ini mengaku, kepulan asap yang menyelimuti kawasan Bireuen, cukup berbahaya bagi kesehatan dan berpotensi mengganggu saluran pernafasan. Sehingga, pihaknya berinisiatif untuk mengingatkan warga, agar senantiasa menggunakan masker guna melindungi diri. Supaya terhindari dari gangguan pernafasan.

“Kami bersama Kodim 0111/Bireuen hari ini membagi-bagi masker, sekaligus guna mengingatkan masyarakat untuk melindungi diri dari ancaman kabut asap yang dapat menggangu pernafasan,” ujar Amir Addani.

Dandim 0111/Bireuen, Letkol Inf Zainal Abidin Rambe menuturkan, TNI memiliki kewajiban menjaga dan melindungi rakyat. Termasuk, dari ancaman ISPA akibat asap kiriman Karhutla ini. Dia mengingatkan, karena udara di wilayah itu dalam kondisi terkontaminasi, maka selutuh masyarakat dihimbau agat selalu menggunakan masker saat berada di luar rumah. Khususnya, anak-anak dan ibu hamil senantiasa menjaga diri, supaya tidak menderita ISPA karena mereka cukup rentan terhadap gangguan pernafasan.

“Kondisi udara di wilayah Bireuen saat ini dalam keadaan tidak sehat, maka kami menghimbau masyarakat agar menjaga diri dan menggunakan masker, apabila beraktiftas di luar rumah,” sebut Zainal Abidin Rambe.

Berdasarkan data yang dihimpun media ini dari Air Visual.Com, indeks kualitas udara (AQI) di Kabupaten Bireuen saat ini, tercatat mengalami polusi PM 2,5 adalah 170 yang berarti tidak sehat. Kondisi tersebut, patut menjadi perhatian semua pihak agar terhindari dari gangguan pernafasan akut.(Bahrul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *