BIREUEN|METRO ACEH-Aksi kriminalitas selama bulan puasa di Bireuen, semakin meningkat. Kali ini, para pencuri kembali menyasar fasilitas publik dan membawa kabur baterai traffic light, kawasan depan pendopo bupati.

Buntut pencurian tersebut, menyebabkan lampu traffic light padam, serta lalulintas terganggu sejak dua hari terakhir. Akibat tak ada lagi baterai, yang menghidupkan lampu pengatur jalan itu.

Traffic light di persimpangan pendopo Bupati Bireuen padam total, akibat baterai yang mensuplai power lampu pengatur lalulintas itu, disikat pencuri beberapa hari lalu.

Kepala Dinas Perhubungan, Mulyadi SE MM kepada Metro Aceh menuturkan, semula traffic light di simpang pendopo Bireuen diketahui padam. Lantas, pihaknya hendak mengatasi gangguan tehnis ini. Namun petugas kaget, karena penyebab persoalan akibat baterai traffic light digondol maling.

“Ulah pelaku pencuri baterai ini, sangat merugikan kenyamanan masyarakat umum. Meski begitu, kami tetap mencari solusi agar kendala traffic light segera teratasi,” sebut Mulyadi seraya berharap kejadian serupa tak terulang lagi.

Traffic light di persimpangan pendopo Bupati Bireuen padam total, akibat baterai yang mensuplai power lampu pengatur lalulintas itu, disikat pencuri beberapa hari lalu.

Selain itu, demi kelancaran lalulintas di Kota Bireuen ini, serta untuk menghindari ancaman laka lantas pada persimpangan itu. Pihaknya sudah memesan baterai baru, supaya traffic light tersebut bisa berfungsi normal kembali.

Dia menandaskan, perbuatan tangan jahil para pencuri baterai, juga terjadi pada tiang lampu penerangan umum yang menggunakan tenaga surya. Seperti peristiwa di simpang Arjun Bireuen, baterai solar cell hilang disikat maling. Sehingga, kini kawasan strategis itu saat malam tiba selalu gelap gulita. (Bahrul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *