LHOKSEUMAWE|METRO ACEH-Kisah tragis dialami tiga sekawan, saat sedang mandi di pantai Selat Malaka di kawasan pesisir Desa Bangka Jaya, Krueng Geukuh, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara sehari jelang bulan puasa Ramadhan. Gara-gara niat hendak menyelamatkan temannya yang nyaris tenggelam, dua remaja hilang terseret ombak, Minggu (5/5) sore.

Informasi yang diperoleh Metro Aceh menyebutkan, dua korban tenggelam itu yakni Imam Faluthi (15) dan M Ijas (14) keduanya warga Desa Ulee Nyeu, Kecamatan Bandar Baro, Aceh Utara. Saat peristiwa naas itu terjadi, mereka melihat Arif Aulia (14) terseret ombak. Lantas kedua ABG ini, nekat menolong rekannya. Namun, korban yang berhasil diselamatkan warga, tetapi kedua pelajar ini malah menghilang dalam pusaran gelombang lautan.

Sejumlah perlengkapan tim SAR dikerahkan untuk mencari korban tenggelam di perairan Krueng Geukuh.(foto:ist)

Menurut sejumlah saksi mata, ketiga ABG ini sedang asik mandi di pantai desa itu. Namun malang, Arif Aulia terseret ke tengah laut, kedua temannya mencoba membantu mengejar. Tapi saat mereka hendak menolong, malah ikut tergulung ombak. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.30 wib.

Selanjutnya, warga bersama tim Polsek Dewantara, Marinir, TNI AL, Koramil dan tim SAR berusaha mencari kedua korban ini. Namun, karena tak membuahkan hasil, upaya pencarian sempat dihentikan tadi malam sekira pukul 21.30 wib. Karena ombak besar dan suasana gelap. Kemudian, tadi pagi kembali dilakukan pencarian sejak pukul 07.00 wib, hingga pukul 19.00 wib. Namun tak jua menemukan kedua remaja ini.

Kapolsek Dewantara AKP Erpansyah Putra Kepada Metro Aceh menjelaskan kedua korban masih dalam pencarian, dikarenakan situasi yang kurang mendukung, maka upaya tersebut mengalami kendala akibat medan yang berat.

Sejumlah perlengkapan tim SAR dikerahkan untuk mencari korban tenggelam di perairan Krueng Geukuh.(foto:ist)

“Tim gabungan masih terus melakukan upaya pencarian, tapi karena gelombang tinggi, angin kencang dan air laut keruh, maka belum dapat dilakukan penyelaman. Hanya mencari disekitaran pesisir pantai,” jelasnya.

Sementara Komandan SAR Aceh Utara, Hasbullah yang dikonfirmasi via selelur, Senin (6/6) malam mengaku, pihaknya kembali harus menghentikan upaya pencarian, karena sudah malam dan melanjutkannya besok pagi.

“Sampai malam ini, kedua korban belum berhasil ditemukan. Akibat situasi gelap, maka besok pagi kami akan kembali melanjutkan pencarian,” sebut Hasbullah melalui pesan singkat WhatsApp. (Yola Novita)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *