LHOKSUKON|ACEH UTARA-Karena letih dan kelelahan membantu rekapitulasi suara pemilu, seorang staf Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Baktiya, Aceh Utara dikabarkan meninggal dunia, Selasa (24/4).

Informasi yang diperoleh Metro Aceh menyebutkan, korban tumbal pemilu itu yakni Tarmizi (40). Dia dikabarkan lelah, karena sebagai staf Sekretariat PPP Baktiya, harus terus membantu proses rekapitulasi suara yang dilaksanakan secara marathon, sejak sepekan terakhir.

Almarhum Tarmizi sesaat sebelum menghembuskan nafas terakhir, di RS Bunda Kota Lhokseumawe, Selasa (24/4).

Almarhum Tarmizi, selama ini intens menjalankan tugas membantu PPK, dalam pelaksanaan tahapan pemilu 2019. Hingga kemarin, dia tiba-tiba letih dan hoyong, sehingga tak sanggup lagi membantu proses rapat pleno rekapitulasi, yang sedang berlangsung di Kecamatan Baktiya.

Pihak keluarga bersama rekannya, lalu membawa Tarmizi ke Rumah Sakit Bunda di Kota Lhokseumawe. Namun, takdir berkata lain almarhum meninggal dunia. Peristiwa ini, menjadi kisah tragis pertama kematian penyelenggara pemilu di Aceh.

“Jenazah sudah dibawa pulang ke kampung halamannya di Banda Aceh. Dia (Tarmizi-red) kelelahan dan setelah dirawat, tidak tertolong lagi,” ungkap Komisioner Bawaslu Aceh Utara, M Nur Furqan kepada awak media.

Ucapan duka cita dan belasungkawa, dari kerabat maupun mitra kerja terus mengalir, serta mendoakan agar Tarmizi senantiasa mendapat tempat yang layak di sisi Allah SWT. Beberapa sumber Metro Aceh menuturkan, puluhan penyelenggara pemilu tahun ini telah meninggal karena kelelahan. Sehingga, keluarga para syuhada demokrasi ini yang telah berjuang keras, patut mendapat perhatian negara. Khususnya dengan pemberian santunan, kepada ahli waris mereka. (Yola Novita)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *