example banner

BIREUEN|METRO ACEH-Kecerian empat gadis remaja, tiba-tiba berubah menjadi petaka. Kala berwisata sembari mandi di sungai, seorang diantara mereka terseret dan hanyut, Minggu (17/3) siang.

Informasi yang diperoleh Metro Aceh menyebutkan, korban meninggal dunia yakni Nursaisa binti Syahrial Fuadi (14) warga Desa Gampong Raya Dagang, Kecamatan Peusangan. Gadis ABG ini, hanyut terseret arus sungai di kawasan Desa Pante Karya, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng sekitar pukul 12.30 wib.

Jenazah korban saat dibawa pulang. (ist)

Menurut sumber pihak kepolisian Polsek Peusangan, kronologi kejadian bermula ketika korban bersama tiga rekannya berekreasi ke Pante Karya. Tiba di lokasi ini, Nursaisa lantas menceburkan diri ke sungai. Namun, tiba-tiba korban hanyut terbawa arus, lalu menghilang diantara keruhnya aliran air yang mengalir deras.

Sejumlah warga berusaha mencarinya, hingga sejam kemudian tubuh korban berhasil ditemukan, dalam kondisi tidak sadarkan diri. Lantas, masyarakat disekitar lokasi, mengevakuasi korban dan membawanya ke Puskesmas Lueng Daneun.

Namun, takdir berkata lain nyawa Nursaisa tak tertolong lagi, dia menghembuskan nafas terakhir setelah tiba di unit layanan medis itu. Tak lama kemudian jenazah gadis ini, dibawa pulang pihak keluarganya ke rumah duka guna dikebumikan.

Tiga rekan korban diliputi trauma akibat peristiwa tragis ini. (ist)

Sejumlah sumber media ini menuturkan, tiga rekan korban yang ikut bermain ke Desa Pante Karya, sebelum peristiwa tragis itu terjadi yakni Yulinawati (14) warga Desa Awe Geutah, Leni Novita (14) Desa Pante Pisang dan Mawardani (14) Desa Buket Sudan.

Kala insiden itu terjadi, situasi sungai DAS Peusangan dalam kondisi keruh dan arus deras. Sehingga, sempat menghambat upaya pencarian. Untuk menghindari kejadian serupa, petugas kepolisian menghimbau masyarakat yang mandi di sungai ini, agar berhati-hati. (Bahrul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *