Kodim

LHOkSEUMAWE|METRO ACEH-Satu lagi korban kecelakaan lalulintas maut di Alue Bilie, Kecamatan Baktiya, Aceh Utara meninggal dunia, Jum’at (8/2) dini hari. Sedang delapan lainnya, harus dirujuk ke Medan dan Kota Banda Aceh, karena menderita luka parah.

Informasi yang diperoleh Metro Aceh menyebutkan, satu korban kritis akhirnya menghembuskan nafas terakhir di RS Bunda Lhokseumawe sekitar pukul 01.00 wib, yaitu Suprapto (63) warga Ulee Pulo, Kecamatan Dewantara Aceh Utara. Karena menderita luka parah, akibat benturan keras saat peristiwa lakantas tersebut kemarin pagi.

Manajemen RS Bunda Lhokseumawe, Ahmad Luthfi

Sedangkan tiga korban asal Sidomukti, Kota Kisaran Barat Kabupaten Asahan, Sumatera Utara yang semula dirawat tim medis RS Bunda Kota Lhokseumawe, hari ini dirujuk ke RS Bunda Thamrin Medan. Mereka yakni Abdul Marwan Lubis (41), Sumarni (35) dan Budi Pramudi (35).

Sedangkan lima warga Desa Ulee Pulo, terpaksa dirujuk ke Banda Aceh, setelah dirawat tim medis RSU Cut Meutia dan RS Bunda. Karena terluka parah, mereka yaitu Putri Maulida Yani (21), Halimatun Sakdiyah (32), Merciana Diska (13). Sementara Rizki Dewi Mukti (28) hanya mengalami luka ringan, dan sudah pulang. Salawati (45) dan Andika Januar. Sebelumnya dievakuasi dari TKP, ke RSU Cut Meutia. Tak lama berselang, langsung dilarikan ke RSUZA Banda Aceh. Sementara Mukhlis Ishak (58) dan Aizai Rumaisa, bayi 3 bulan meninggal dunia dan dipulangkan ke rumah duka.

Adik ipar Abdul Marwan Lubis yang tidak ingin ditulis nama, saat ditemui awak media ini menuturkan, kakaknya dengan suami bersama rekannya Budi Pramudi. Berangkat dari kampung di Sidomukti, tujuan ke rumah sanak famili di Kota Lhokseumawe. Namun naas, mereka bertabrakan di ruas jalan negara, Desa Alue Bilie.

Manajemen RS Bunda Lhokseumawe, Ahmad Luthfi kepada Metro Aceh tadi sore menjelaskan, Abdul Marwan Lubis mengalami patah kaki kiri, akibat benturan keras di bagian perut dan dada, menyebabkan patah rusuk kanan. Sumarni patah tangan kanan, serta Budi Prambudi cedera berat pada bagian kepala.

Sementara Putri Maulida Yani, mengalami cidera di dahi, patah tangan kanan dan bahu kanan. Lalu, Halimatun Sakdiyah patah paha kanan, Merciana Diska patah paha kanan.

“Korban meninggal dunia saat ditangani tim medis yakni Pak Suprapto, dia cidera pada bagian dahi, serta penurunan kesadaran tiba-tiba. Pasien tiba di rumah sakit ini sekitar pukul 11.30 wib kemarin, kami langsung memberi penanganan serius dan cepat,” ungkap Ahmad Luthfi. (Yola Novita)


DPRK Pidie Jaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *