BIREUEN|METRO ACEH-Seorang pekerja dilaporkan tewas tersengat listrik, saat memasang tenda pelaminan di kawasan Desa Beunyot, Kecamatan Juli, Sabtu (23/2) malam. Sehingga, suasana bahagia di rumah pengantin tiba-tiba berselimut duka.

Informasi yang diperoleh Metro Aceh tadi pagi menyebutkan, insiden tersebut. terjadi sekitar pukul 23.00 wib. Ketika itu, Heri Saputra (34) warga Desa Simpang Jaya, Kecamatan Juli yang berprofesi sebagai salah satu pengusaha jasa pelaminan di Bireuen, sedang memasangi pelamin dalam tenda di rumah pesta warga desa itu.

Lokasi tenda pelaminan yang merenggut jiwa pekerja di Desa Beunyoet, Kecamatan Juli, Sabtu (23/2) malam.

Namun, tanpa disadari oleh korban ujung tenda berbentuk kerucut tersebut, menempel kabel saluran udara tegangan menengah (SUTM) berdaya 20 ribu volt. Sehingga, saat Heri Saputra memegang tiang besi tenda, korban tersengat arus listrik dan terjatuh hingga terkulai lemas dengan kondisi tak sadarkan diri.

Kemudian, korban dilarikan ke RSU dr Fauziah Bireuen, untuk mendapat perawatan medis. Namun, nyawanya tak tertolong lagi, Heri menghembuskan nafas terakhir di rumah sakit pemerintah daerah itu. Selanjutnya, korban dibawa pulang ke rumah duka, di Desa Simpang Jaya.

Tim identifikasi Polres Bireuen melakukan olah TKP.

Kapolres Bireuen, AKBP Gugun Hardi Gunawan SIk M.Si melalui Kapolsek Juli, Ipda Prawira Wardany STrK menuturkan, peristiwa itu murni kecelakaan kerja yang dialami korban. Karena tidak menyadari ada kabel listrik menempel pada tiang tenda berbahan besi (metal).

Meski begitu, Prawira Wardany mengaku pihaknya tetap menindaklanjuti kasus ini, guna mencari kemungkinan penyebab lain dalam peristiwa ini. Pihaknya, juga melakukan beberapa tindakan terkait insiden itu, termasuk membantu melakukan proses evakuasi korban dari TKP.

“Kami menghimbau, agar setiap pekerja selalu mengutamakan keselamatan kerja, agar terhindar dari resiko kecelakaan. Selalu perhatikan keamanan dan kenyamanan di sekitar, supaya tidak terjadi lagi peristiwa serupa dikemudian hari,” ujarnya. (Bahrul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *