BIREUEN|METRO ACEH-Bermacam cara dilakukan masyarakat di Aceh, untuk terus menjaga dan meningkatkan jalinan silaturahmi. Terutama, antar warga satu desa yang bertetangga. Seperti inisiatif komunitas Geulanggang Baro Gowes Club (GBGC), yang menjadikan olahraga bersepeda sebagai ajang memperkokoh hubungan emosional.

Puluhan kepala keluarga (KK) di Desa Geulanggang Baro, Kecamatan Kota Juang bergabung dalam komunitas itu. Selain menyalurkan hobi bersepeda dan berolahraga, gowes rutin setiap Minggu pagi juga menjadi ajang silaturahmi antar warga desa ini. Khususnya, untuk membangun kekompakan bersama.

Puluhan komunitas GBGC foto bersama di kawasan Tugu Kota Juang saat Car Free Day, Minggu (10/2)

Salah seorang anggota GBGC, Farid Maulana SE, MSM kepada Metro Aceh saat ditemui disela kegiatan Car Free Day di alun-alun Kota Bireuen, Minggu (10/2) menuturkan, hingga kini tercatat 45 warga Geulanggang Baro telah bergabung dalam komunitas itu.

“Bukan sekedar meningkat derajat kesehatan supaya tetap bugar, bersepeda dalam komunitas ini juga bisa menambah keakraban diantara warga du desa kami. Melalui gowes senantiasa berharap, satu sepeda sejuta saudara,” ungkap Farid Maulana.

Dia menandaskan, gowes rutin GBGC tak memiliki rute yang direncanakan, namun sesuai keinginan dan usulan para anggota,”Kadang kami menempuh jalur ke kawasan pantai, kadang di seputaran kota atau bahkan ke pegunungan, sembari menikmati keindahan alam,” jelasnya.(Bahrul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *