1500 Guru di Bireuen Gelar Aksi Demo

- Admin

Kamis, 8 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seribuan guru di Kabupaten Bireuen menggelar aksi demo di alun-alun kota, Kamis (8/10)

Seribuan guru di Kabupaten Bireuen menggelar aksi demo di alun-alun kota, Kamis (8/10)

BIREUEN|METRO ACEH-Sebanyak 1.500 guru di Kabupaten Bireuen menggelar aksi demo di alun-alun kota, Kamis (8/10) pagi, untuk menyatakan dukungan terhadap Muhardi guru MIN 53 Bireuen yang diproses hukum, akibat memukuli seorang siswi di sekolah itu beberapa waktu lalu.

Pantauan media ini, peserta aksi damai yang berkumpul di lapangan Pulo Kiton sejak pukul 08.00 WIB, berjalan kaki (long march) sejauh 500 meter ke alun-alun Kota Bireuen. Lalu, para demonstran tersebut berkumpul di kawasan Tugu Kota Juang, serta melakukan orasi sebagai bentuk solidaritas terhadap nasib Muhardi yang kini terancam dibui.

Pengunjuk rasa yang mengatasnamakan diri Forum Guru Bersatu (FGB) Bireuen, terdiri dari Guru SD, SMP, SMA/SMK, MI, MTs dan MA dari seluruh wilayah di Kabupaten Bireuen. Mereka tergabung dalam organisasi profesi seperti Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) serta Punggawa Madrasah Nasional Indonesia (PGMNI).

Ketua PGRI Bireuen, Zia Ulhaq S.Pd menyerahkan pernyataan sikap kepada Ketua Komisi V DPRK Bireuen, Kamis (8/10)
Ketua PGRI Bireuen, Zia Ulhaq S.Pd menyerahkan pernyataan sikap kepada Ketua Komisi V DPRK Bireuen, Kamis (8/10)

Dalam orasinya Koorlap Aksi Damai Guru, Ferdinal S.Pd.I menyatakan sikap dan harapan terkait persoalan hukum yang kini dialami oleh Muhardi. Mereka menghormati proses hukum yang berjalan, namun tetap menuntut rasa keadilan terhadap pahlawan tanpa tanda jasa ini.

Selain Koorlap, orasi juga disampaikan oleh Ketua PGRI Bireuen, Zia Ulhaq S.Pd, Ketua PGMNI, Hasniati S.Pd.I serta anggota Komisi V DPRK Bireuen, Hj Rosnani, Tgk Amriyadi, Husnidar Muhammad dan Ketua Komisi V, Syarizal SP yang turut mendukung aksi damai ini, hingga komitmen para wakil rakyat itu untuk mengawal kasus tersebut.

Zia Ulhaq saat ditemui media ini usai aksi demo terbanyak peserta sepanjang sejarah Kabupaten Bireuen mengaku. Demontrasi itu, merupakan wadah bagi para guru dari semua jenjang pendidikan, untuk menyampaikan aspirasi dalam mendukung rekan seprofesi sebagai bentuk solidaritas sesama tenaga pendidik di wilayah ini.

“Ini murni aksi damai kami, tanpa niat untuk menyerang siapapun dan mendukung penuh proses hukum, agar bapak Muhardi sebagai seorang giri benar-benar bisa mendapatkan keadilan,” ungkapnya.

Para guru juga turut membawa spanduk bertuliskan, Forum Guru Bersatu Bireuen dengan Hastag #Selamatkan Pendidikan
# Selamatkan Guru, # Save Pak Muhardi. Juga sejumlah poster antara lainnya yang bernada mengingatkan pentingnya tugas dan peran guru dalam mendidik calon pemimpin bangsa dimasa depan.

Diantaranya, “Lindungi Guru, Hargai Jasanya.
Adil untuk guru, aman untuk pendidikan. Guru Berhak Aman, Dihormati dan Diperlakukan Adil. Ketika Guru Dilindungi, Pendidikan Berdiri Tegak. Bela Guru, Jaga Martabat Pendidikan”.

​Ketua Komisi V DPRK Bireuen, Syarizal mengharapkan pemerintah pusat dan daerah memberikan perlindungan kepada guru agar mereka dapat mengajar dan mendidik anak-anak dengan tenang, mengekspresikan diri dan terhindar dari segala bentuk kriminalisasi.

“Kesilapan kecil jangan dijadikan momentum untuk menjatuhkan harga diri guru, namun kita tetap tak mendukung adanya kekerasan kepada siswa,” tegasnya.

Adapun tuntutan dan pernyataan sikap Forum Guru Bersatu GURU BERSATU DALAM AKSI DAMAI yakni :

1. Kami meminta proses hukum terhadap Bapak Muhardi dilaksanakan secara adil, objektif, transparan. profesional, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

2. Kami meminta agar seluruh fakta, keterangan, bukti, dan konteks pensuwa dpenksa secara menyeluruh dan benmbang. sehingga proses hukum tidak hanya melihat satu sisi dan suatu persoalan.

3 Kami meminta agar hak-hak hukum Bapak Muhardi sebagai warga negara tetap dihormati dan dijamin, termasuk hak untuk memperoleh pendampingan dan menyampaikan pembelaan sesuai dengan hukum berlaku.

4. Kami meminta adanya perlindungan dan kepastian hukum bagi guru dalam menjalankan tugas profesionalnya Guru harus dapat menjalankan tugas mendidik dengan penuh tanggung jawab tanpa kehilangan perlindungan hukum ketika menghadapi persoalan dalam pelaksanaan tugasnya.

5. Kami mendorong semua pihak mengedepankan dialog dan penyelesaian yang berkeadilan, dengan tetap memperhatikan kepentingan peserta didik, guru, orang tua, dan masyarakat.

6 Kami meminta agar persoalan yang berkaitan dengan guru dan lingkungan pendidikan ditangani dengan mempertimbangkan konteks serta tugas profesional guru, tanpa mengabaikan ketentuan hukum yang berlaku.

7. Kami mengapresiasi proses hukum yang dilaksanakan oleh kepolisian dan penyelidikan sampai penyidikan dan pak Muhardi tidak di tahan dan hanya wajib lapor.

8. Kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga marwah pendidikan di Kabupaten Bireuen, dengan membangun komunikasi yang sehat antara guru, orang tua, masyarakat, pemerintah, dan aparat penegak hukum. (Bahrul/Rahmat Hidayat)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel www.metroaceh.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa PAI FAI UNIKI Jadi Guest Teacher di SD Sukma Bangsa Bireuen
LAM Infokom Gelar Asesmen Akreditasi Prodi Informatika Medis Fikom Umuslim
Pemkab Gelar Fun Walk HUT Bireuen, Hadiah Utama Tiga Sepeda Motor
DPMG-PKB Bireuen Perkuat Tata Kelola Dana Desa Pascabanjir
UIA Peusangan Gelar PPL dan KPM Terpadu Lintas Negara
Bunda PAUD 17 Kecamatan Dikukuhkan, Ini Pesan Bupati
Kepala BMKG RI Buka Sekolah Lapang Cuaca Nelayan, Iklim, Gempa dan Tsunami di Bireuen
BPMI UNIKI Gelar Audit Mutu Internal FAPERTA untuk Persiapan Akreditasi

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:45 WIB

1500 Guru di Bireuen Gelar Aksi Demo

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Mahasiswa PAI FAI UNIKI Jadi Guest Teacher di SD Sukma Bangsa Bireuen

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:41 WIB

LAM Infokom Gelar Asesmen Akreditasi Prodi Informatika Medis Fikom Umuslim

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Pemkab Gelar Fun Walk HUT Bireuen, Hadiah Utama Tiga Sepeda Motor

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:39 WIB

UIA Peusangan Gelar PPL dan KPM Terpadu Lintas Negara

Berita Terbaru

Seribuan guru di Kabupaten Bireuen menggelar aksi demo di alun-alun kota, Kamis (8/10)

NANGGROE

1500 Guru di Bireuen Gelar Aksi Demo

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:45 WIB

Rumah warga Cot Tunong, Kecamatan Gandapura terbakar, Rabu (7/10) malam.

PERISTIWA

Rumah Warga Cot Tunong Ludes Terbakar

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:43 WIB