BIREUEN|METRO ACEH – Bentuk apresiasi atas kinerja terbaik telah dilakukan bersama jajaran unit kerjanya. Pemkab Bireuen memberi penghargaan
Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah atau SAKIP dan Zona Integritas kepada 12 dinas, kecamatan dan puskesmas.
Penghargaan itu diserahkan langsung Bupati Ir H Mukhlis, ST dan Wakil Bupati, Ir H Razuardi, MT dalam apel gabungan yang berlangsung di lapangan upacara Kapuspemkab Cot Gapu, Senin (28/9) pagi.
Bupati Bireuen, Ir H Mukhlis, ST dalam sambutan mengatakan, pemerintahan yang baik bukan hanya memiliki banyak program kerja, tetapi tentang hasil, manfaat, pertanggungjawaban program kerja yang dijalankan kepada masyarakat.
“Kita perlu memastikan setiap program yang kita rencanakan bukan hanya terlaksana, tetapi jelas tujuannya, terukur hasilnya, dapat dipertanggungjawabkan, dan benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, di sinilah pentingnya Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah atau SAKIP. “SAKIP merupakan sistem membantu memastikan apa yang kita rencanakan, apa yang kita kerjakan, dan apa yang kita anggarkan, semua memiliki arah, ukuran keberhasilan, serta dapat dipertanggungjawabkan,” ungkapnya.
Alhamdulillah, tahun ini Pemkab Bireuen memperoleh predikat “B”, dalam penilaian SAKIP, dan capaian ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini tentu patut kita syukuri dan apresiasi.
“Saya ingin menegaskan kepada seluruh jajaran, jangan berhenti pada predikat karena sejatinya tujuan kita bersama adalah perubahan dan manfaat bagi masyarakat,” pesannya.
Kata Bupati, selain akuntabilitas, juga harus memperkuat integritas dalam pemerintahan. Sejak tahun 2024, Pemkab Bireuen telah mencanangkan pembangunan Zona Integritas sebagai bagian dari upaya memperkuat pelaksanaan reformasi birokrasi.
Bersamaan dengan hal itu, saya mengapresiasi Dinas PMPTSP, Disdukcapil, Puskesmas Kuala dan Puskesmas Kota Juang beserta seluruh jajaran yang telah berpartisipasi aktif dalam penguatan pembangunan Zona Integritas.
Pembangunan Zona Integritas bukan hanya tanggung jawab unit kerja yang saat ini menjadi locus, tetapi merupakan komitmen seluruh perangkat Daerah.
Untuk itu kepada seluruh Kepala SKPK dan Kepala Puskesmas, khususnya yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, saya minta terus memperbaiki pelayanan, memperkuat integritas dan menghadirkan inovasi.
Dikarenakan wajah pemerintah yang paling nyata adalah pelayanan kepada masyarakat. Predikat boleh menjadi target, tetapi integritas harus menjadi budaya.
Kepada seluruh jajaran, saya berpesan pertahankan prestasi yang telah dicapai, yang masih kurang kita perbaiki, dan yang belum dilakukan segera kita mulai.
Selamat kepada seluruh penerima penghargaan SAKIP dan unit kerja yang telah aktif dalam pembangunan Zona Integritas. Jadikan penghargaan ini sebagai motivasi untuk bekerja lebih baik, memberikan pelayanan yang lebih baik, dan menghadirkan manfaat yang lebih nyata bagi masyarakat, pungkasnya.
Data yang diperoleh Metro Aceh penghargaan kepada SKPK dengan penerapan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dilingkungan Pemkab Bireuen tahun 2026 sebagai berikut :
1. Inspektorat
2. Badan Pengelolaan Keuangan Daerah
3. Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
4. Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan
5. Dinas Pertanian dan Perkebunan
Penghargaan SAKIP tingkat Kecamatan :
1. Kecamatan Jeunieb
2. Kecamatan Simpang Mamplam
3. Kecamatan Pandrah
Apresiasi Partisipasi Zona Integritas :
1. Dinas Penanaman Modal, Perizinan Terpadu Satu Pintu
2. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
3. UPTD Puskesmas Kota Juang
4. UPTD Puskesmas Kuala. (Rahmat Hidayat)






